RADAR BOGOR - Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade mengapresiasi hadirnya Universitas Islam Bogor (UIB) yang didirikan Yayasan Pendidikan Tinggi Ummul Quro Al-Islami Bogor di Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Menurutnya, Ummul Quro memiliki sejarah panjang dalam kondstribusinya sebagai tempat menimba ilmu bagi masyarakat.
"Proses Ummul Quro sangat panjang, mulai dari almarhum KH. Helmy Abdul Mubin membangun pesantren di Bogor," ujar Ade Ruhandi.
Baca Juga: Universitas Islam Bogor Diresmikan, Tonggak Sejarah Peradaban Baru di Kabupaten Bogor
Mulai dari sebuah pesantren, Helmy Abdul Mubin mewariskan semangat dalam membangun fasilitas pendidikan kepada keturunannya hingga Ummul Quro terus bertransformasi sebagai lembaga pendidikan.
Hingga pada Sabtu, 11 April 2026, Universitas Islami Bogor (UIB) yang sebelumnya merupakan Institut Ummul Quro Al- Islami (IUQI) kini telah diresmikan.
Pria yang akrab disapa Jaro Ade itu pun mengapresiasi kehadiran Ummul Quro atas kontribusi yang selama ini diberikan di dunia pendidikan untuk kepentingan bangsa dan negara.
Ia juga sekaligus mengajak masyarakat khususnya di wilayah barat Kabupaten Bogor untuk menimba ilmu setinggi-tingginya.
"Kalau hanya mewariskan yang lain, itu ada habisnya, tapi mewariskan ilmu, termasuk belajar di Ummul Quro, tentu itu adalah investasi yang luar biasa," pesan Jaro Ade.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara juga menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran UIB sebagai salah satu perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Bogor.
Bukan hanya untuk masyarakat Kabupaten Bogor, tetapi juga masyarakat di seluruh Indonesia.
"Dan mudah-mudahan ini menjadi tempat menimba ilmu sehingga bermanfaat bagi bangsa ke depan, saya ucapkan selamat, diharapkan ini menjadi titik awal pengabdian untuk bangsa dan negara," tuturnya.
Sementara itu, Pimpinan Pesantren Modern Ummul Quro Al Islami Bogor, KH. Dr. Saiful Falah M.Pd.I menjelaskan, perubahan IUQI menjadi UIB ini tidak hanya perubahan nama, namun juga perubahan visi besar untuk menjadi salah satu lembaga pendidikan di wilayah barat Kabupaten Bogor.
Ia pun mengingatkan pentingnya kolaborasi di antara pihak lembaga dengan pemerintah daerah dan juga legislatif untuk terus meningkatkan sumber daya manusia.
"Kami mengapresiasi program satu desa satu sarjana yang digagas Pemerintah Kabupaten Bogor, mudah-mudahan ini terus meningkat sebagai investasi pendidikan untuk masa mendatang," tandasnya.(cok)
Editor : Eka Rahmawati