RADAR BOGOR – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Institut Ummul Quro Al Islami (IUQI) menyampaikan apresiasi atas peresmian Universitas Islam Bogor pada Sabtu, 11 April 2026.
Transformasi dari IUQI menjadi Universitas Islam Bogor ini dinilai sebagai momentum penting dalam penguatan pendidikan tinggi Islam yang lebih maju dan kompetitif.
Ya, perubahan status IUQI menjadi Universitas Islam Bogor dipandang sebagai tonggak sejarah dalam perjalanan institusi pendidikan tersebut.
HMI Komisariat IUQI menilai langkah ini mencerminkan komitmen kuat dalam mengembangkan sistem pendidikan tinggi Islam yang lebih komprehensif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki daya saing tinggi.
Menurut HMI, capaian ini layak diapresiasi, namun tidak boleh berhenti pada perubahan administratif semata.
Universitas Islam Bogor diharapkan mampu menunjukkan kualitas sebagai lembaga akademik yang berintegritas, progresif, dan memiliki keberpihakan terhadap kepentingan umat dan bangsa.
Baca Juga: Penutupan Peron Stasiun Bogor Mundur, Jadwal KRL Belum Berubah
Secara ideologis, HMI menegaskan bahwa perguruan tinggi Islam memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak insan akademis yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki nilai keislaman yang kuat dan berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat.
HMI menilai internalisasi nilai-nilai Islam harus dilakukan secara mendalam dan substantif dalam seluruh aspek pendidikan, bukan sekadar simbolik.
Integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai tauhid menjadi hal penting dalam membangun karakter lulusan yang utuh.
Dalam konteks tersebut, Universitas Islam Bogor diharapkan tidak hanya unggul dari sisi akademik, tetapi juga mampu menjadi ruang diskursus ilmiah yang kritis, terbuka, dan mendorong perubahan sosial.
HMI juga menyoroti pentingnya peran kampus dalam menjawab berbagai persoalan sosial, seperti ketimpangan, krisis moral, hingga tantangan globalisasi.
Perguruan tinggi diharapkan hadir sebagai agen perubahan yang mendorong keadilan sosial dan ekonomi, serta memperkuat nilai ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Selain itu, posisi strategis Bogor yang dekat dengan pusat pemerintahan dan ekonomi nasional dinilai sebagai peluang besar.
Baca Juga: Siapkan Diri untuk CPNS 2026: Selain dengan CAT, Materi SKB Dapat Berupa 9 Jenis Tes Ini
HMI mendorong Universitas Islam Bogor untuk memanfaatkan hal tersebut guna memperkuat peran sebagai pusat intelektual yang independen, kritis terhadap kebijakan, dan konsisten memperjuangkan kebenaran.
Dalam semangat kolaborasi, HMI Komisariat IUQI menyatakan kesiapan untuk terlibat aktif dalam mendukung kemajuan kampus.
Kontribusi tersebut akan diwujudkan melalui penguatan tradisi intelektual, pembinaan kepemimpinan mahasiswa, serta keterlibatan dalam program pengabdian kepada masyarakat.
HMI berharap Universitas Islam Bogor tidak hanya berkembang sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang unggul dan inklusif, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak peradaban Islam yang maju serta memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara. (***)
Editor : Yosep Awaludin