RADAR BOGOR - SMA YPHB Kota Bogor resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027.
Dalam pelaksanaan SPMB, SMA YPHB Kota Bogor berkomitmen menghadirkan proses seleksi yang transparan, objektif, adil, dan akuntabel.
Kepala SMA YPHB Kota Bogor Joko Pitoyo menyampaikan bahwa SPMB tahun ini tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.
Baca Juga: SMAN 2 Kota Bogor Juara LCC Empat Pilar 2026, Siap Harumkan Jawa Barat di Tingkat Nasional
“SMA YPHB berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk akhlak mulia dan karakter kuat pada setiap siswa,” ujarnya.
Sebagai sekolah dengan berbagai program unggulan, SMA YPHB menawarkan konsep pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman, penguatan karakter, pembelajaran berbasis riset, pemanfaatan teknologi informasi, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam proses seleksi, SMA YPHB menerapkan sistem berbasis prestasi akademik yang dilakukan melalui tahapan online dan offline. Penilaian mencakup nilai akademik, hasil tes, serta prestasi lain yang dimiliki calon siswa.
Baca Juga: HMI IUQI Apresiasi Peresmian Universitas Islam Bogor, Jadi Titik Awal Transformasi Pendidikan Islam
SMA YPHB juga mencatat berbagai pencapaian akademik, termasuk keberhasilan siswa dalam jalur SNBP, SNBT, hingga diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN), sebagai bukti kualitas pendidikan yang terus dijaga.
Pihak sekolah mengajak para orang tua dan calon siswa untuk segera mendaftar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Informasi lengkap terkait proses pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi sekolah di smayphb.sch.id.
Dengan dibukanya SPMB ini, SMA YPHB berharap dapat menjaring generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Berikut beberapa program unggulan di SMA YPHB:
1. sekolah berbasis islami
2. sekolah membangun karakter
3. sekolah berbasis research
4. sekolah berbasis IT
5. sekolah berwawasan lingkungan
Editor : Rani Puspitasari Sinaga