RADAR BOGOR — Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor memperkuat peran pendidikan dengan meluncurkan sejumlah program beasiswa pada peringatan Milad ke-65, sebagai upaya membuka akses kuliah bagi seluruh lapisan masyarakat, Kamis, 23 April 2026.
Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, menegaskan bahwa Milad ke-65 menjadi momentum refleksi atas capaian UIKA yang terus berkembang sekaligus pijakan untuk memperkuat langkah ke depan.
“Milad UIKA ke-65 ini dalam rangka mensyukuri nikmat Allah yang diberikan kepada UIKA dari hari ke hari, dari tahun ke tahun semakin eksis baik dari jumlah mahasiswa, riset dan lain lain,” ujar Rektor UIKA kepada Radar Bogor, Kamis, 23 April 2026.
Baca Juga: Mahasiswa Afrika Kuliah di Bogor, UIKA Perkuat Citra Kampus Internasional Melalui Beasiswa Global
Ia menegaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan berbagai pihak. Ke depan, UIKA ditargetkan semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Menurutnya, secara kelembagaan UIKA telah meraih akreditasi unggul, diikuti banyak program studi yang juga unggul, penguatan kualitas riset pun terus dilakukan agar lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
“Yang kita lirik sekarang infonya tentang teknogi drone dan sejenisnya, insyaallah itu akan menjadi salah satu perhatian UIKA kedepan,” ungkapnya.
Selain itu, inovasi di bidang teknologi ramah lingkungan juga mulai dikembangkan, salah satunya Konversi electric vehicle proses mengubah kendaraan bensin menjadi listrik yang telah dijalankan dan akan terus ditingkatkan.
Baca Juga: UIKA Resmi Buka 5 Beasiswa Unggulan 2026, Peluang Emas Generasi Muda untuk Kuliah Gratis di Bogor
Pada momentum ini, UIKA juga meluncurkan berbagai program beasiswa sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi generasi muda.
“Beasiswa talenta ini khusus untuk yang memang punya prestasi baik mampu maupun tidak mampu secara ekonomi jadi itu terbuka secara umum, yang penting punya talenta dan prestasi dia akan beasiswai sampai akhir,” jelasnya.
Selain beasiswa talenta, UIKA juga menghadirkan program beasiswa future leader bagi calon pemimpin seperti ketua OSIS, beasiswa hafidz, KIP, hingga UPZ yang menyasar dari kalangan kurang mampu.
"Jadi beasiswa ini adalah salah satu bentuk untuk merangsang generasi muda agar tetap mau berkuliah," tuturnya.
Ia berharap seluruh keluarga besar Universitas Ibn Khaldun Bogor dapat terus menjaga solidaritas dan mempererat silaturahmi, sehingga dengan kekuatan tersebut berbagai tantangan di masa mendatang dapat dihadapi dan ditaklukkan bersama.
Sementara itu, Ketua Alumni UIKA yang juga anggota DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima, berharap UIKA terus menjadi pusat studi yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ia menilai, keberadaan program beasiswa menjadi langkah strategis dalam mendukung akses pendidikan sekaligus mendorong kemajuan keilmuan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Tapi kekuatan untuk membantu masyarakat juga itu yang bermamfaat sebagai bagian dari membangun umat itu tidak boleh dikurangi, malah harus ditingkatkan,” tegasnya.
Sebagai alumni, Safrudin Bima mengaku bangga dengan peran Universitas Ibn Khaldun Bogor dalam perjalanan hidupnya. Ia menilai, UIKA bukan hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang yang membuka peluang bagi siapa saja untuk berkembang, termasuk bagi mereka yang memiliki keterbatasan secara ekonomi.
“Saya bangga, saya terus terang aja kalau bukan UIKA jangan jangan saya gak pernah kuliah,” pungkasnya.(Cr1)
Editor : Eka Rahmawati