RADAR BOGOR - SMA Youth Centre Tohaga Bogor mengenalkan konsep pendidikan berbasis kewirausahaan kepada publik melalui kegiatan Open Mind, Jumat 24 April 2026.
Open Mind SMA Youth Centre Tohag ini dikemas layaknya seminar. Even ini diwarnai dengan serangkaian kegiatan. Salah satunya penampilan musik dari para siswa dan siswinya.
Penanggung Jawab SMA Youth Centre Tohaga Bogor, Rasyid Salim menjelaskan, kegiatan tersebut menyasar masyarakat Bogor Raya, baik Kota maupun Kabupaten Bogor.
“Ini Open Mind bagian dari memperkenalkan kepada publik, khususnya di Bogor Raya, baik kota maupun kabupaten,” ujarnya kepada Radar Bogor.
Dalam kegiatan Open Mind, pihak sekolah menargetkan orang tua yang sedang mencari jenjang pendidikan SMA. Namun, acara tersebut juga menarik perhatian para pendiri sekolah lain.
“Kami berharap orang tua siswa yang mencari jenjang SMA. Tapi ternyata banyak juga pendiri sekolah yang hadir untuk berbagi pengalaman,” tuturnya.
Ia menuturkan, konsep pendidikan yang diusung berangkat dari tingginya angka lulusan yang belum terserap dunia kerja. Berdasarkan data, jutaan lulusan setiap tahun masih menghadapi pengangguran.
“Dari data itu kami melihat pentingnya kurikulum life skill atau kemampuan kemandirian. Supaya ketika lulus, mereka tidak bergantung sepenuhnya pada perusahaan atau bahkan ASN,” jelasnya.
Melalui pendekatan entrepreneurship, pihak sekolah ingin mendorong lahirnya generasi muda atau peneus yang kreatif, inovatif, dan mandiri.
Baca Juga: Bansos Tahap 2 Terhambat: Masalah Teknis atau Data Tidak Valid? Ini Penjelasan Lengkapnya
“Justru dengan konsep ini, kami mengajak masyarakat Kota dan Kabupaten Bogor untuk bergabung. Kita ingin melahirkan generasi yang punya kreasi, inovasi, serta kemandirian,” tambahnya.
Saat ini, SMA Youth Centre Tohaga memasuki tahun ketiga dengan jumlah siswa yang masih dibatasi. Setiap angkatan hanya menerima maksimal 15 siswa.
“Supaya pendampingan dari mentor bisa optimal. Kami ingin memastikan bakat masing-masing siswa bisa muncul dan terarah,” ucap Rasyid.
Untuk sistem pembelajaran, kegiatan sekolah berlangsung seperti sekolah formal pada umumnya, yakni Senin hingga Jumat pukul 07.00 hingga 14.00 WIB. Namun, porsi praktik menjadi pembeda utama. (bay)
Editor : Yosep Awaludin