RADAR BOGOR – Momen peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapangan Sempur menjadi kebanggaan tersendiri bagi Yuliawati Wajmaah Guru TK IT Aliyah.
Ia menerima penghargaan sebagai Guru Inovatif, Berprestasi, dan Inspiratif dari Pemerintah Kota Bogor, Sabtu 2 Mei 2026.
Penghargaan itu menjadi akumulasi dari perjalanan panjangnya di dunia pendidikan yang telah dimulai sejak 2002.
Selama lebih dari dua dekade mengabdi, ia berhasil mengukir puluhan prestasi dari berbagai tingkatan.
“Saya mulai menjadi guru sejak tahun 2002. Alhamdulillah, sejak 2003 saya memperoleh banyak penghargaan dari tingkat kecamatan, kota, provinsi, hingga nasional. Insyaallah sudah lebih dari 20 penghargaan,” ujarnya.
Di awal kariernya, Yuliawati banyak menorehkan prestasi di bidang literasi. Ia pernah meraih peringkat pertama tingkat Jawa Barat dalam lomba sandiwara boneka, serta Juara Harapan 1 di tingkat nasional pada ajang serupa.
Tak hanya itu, ia juga aktif mengikuti berbagai lomba pembuatan media pembelajaran dan alat peraga edukatif.
Salah satu prestasi terbarunya adalah menciptakan media pembelajaran inovatif berbahan dasar barang bekas.
“Penghargaan Guru Inspiratif hari ini adalah akumulasi dari berbagai prestasi yang saya peroleh selama ini,” katanya.
Perempuan 43 tahun kni mengungkapkan, ide dan inspirasi dalam berkarya banyak diperoleh dari berbagai pelatihan guru yang diikutinya.
Ilmu tersebut kemudian ia terapkan dalam kegiatan pembelajaran maupun kompetisi, seperti lomba menulis buku cerita dan mendongeng.
Dalam setiap karyanya, Yuliawati menekankan pentingnya pembentukan karakter anak.
Baca Juga: Hardiknas 2026, Anggota DPRD Siswanto : Jadi Momentum Transformasi Pendidikan di Kota Depok
Menurutnya, pendidikan di usia dini memiliki peran penting dalam membangun nilai-nilai dasar bagi kehidupan anak ke depan.
Motivasi terbesarnya dalam mengajar dan berprestasi adalah ingin menjadi kebanggaan bagi keluarga serta memberi inspirasi bagi para muridnya.
Ia ingin menunjukkan bahwa seorang guru TK pun mampu berprestasi dengan usaha dan dedikasi.
“Saya ingin menginspirasi murid-murid saya. Walaupun saya hanya guru TK biasa, Alhamdulillah saya bisa berprestasi dengan mengerahkan kemampuan yang saya miliki,” ungkapnya.
Dalam kesehariannya, Yuliawati tetap menjalankan tugas sebagai guru dengan dukungan penuh dari lingkungan sekolah.
Ia mengaku tidak mengalami kesulitan dalam membagi waktu antara mengajar dan mengikuti berbagai kompetisi.
Selain mengembangkan diri, ia juga aktif mendorong murid-muridnya untuk berprestasi.
Baca Juga: Perpustakaan Bernuansa Jepang di Jakarta Ini Gratis, Jadi Magnet Warga Bogor untuk Baca dan WFA
Salah satu anak didiknya bahkan pernah masuk lima besar tingkat Kota Bogor dalam lomba membacakan buku cerita.
Pada momentum Hardiknas, Yuliawati menyampaikan harapannya bagi generasi muda.
Ia mengajak anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berbakti kepada orang tua, serta bermanfaat bagi sesama. (uma)
Editor : Yosep Awaludin