Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Seribu Pelajar Kota Bogor Luncurkan Serbuaktif pada Hardiknas 2026, Tampilkan Kreativitas dan Semangat Positif

Eka Rahmawati • Sabtu, 2 Mei 2026 | 21:52 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim hadir pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Sempur Sabtu, 2 Mei 2026. (Dok. Pemkot Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim hadir pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Sempur Sabtu, 2 Mei 2026. (Dok. Pemkot Bogor)

RADAR BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, bertindak sebagai pembina upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kota Bogor tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Sempur pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Sebelum pelaksanaan upacara, sebanyak 1.000 pelajar meluncurkan Senam Seribu Kata Positif (Serbuaktif). Program ini merupakan inisiatif istri Wali Kota Bogor, Yantie Rachim, sebagai bagian dari upaya menanamkan kebiasaan nilai-nilai positif di lingkungan pendidikan.

Gagasan Serbuaktif lahir dari kepedulian terhadap perkembangan anak dan dunia pendidikan, dengan tujuan membangun karakter positif sejak dini.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 4,1 di Kabupaten Bandung, BMKG: Hati-Hati Gempabumi Susulan

Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Hardiknas menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen serta menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.

Ia menegaskan bahwa pendidikan sejatinya merupakan proses yang dilandasi ketulusan, kasih sayang, dan kepedulian untuk memanusiakan manusia. Pendidikan juga dipandang sebagai upaya mengembangkan potensi dan kodrat manusia sebagai makhluk yang mulia, dengan tujuan utama memuliakan kehidupan.

Untuk mendorong pembelajaran yang lebih mendalam, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan 5 kebijakan strategis.

Baca Juga: Momen Haru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas di KUA Baleendang Bandung

Kebijakan tersebut meliputi pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, penguatan pendidikan karakter, peningkatan mutu pembelajaran dan hasil pendidikan, serta perluasan akses layanan pendidikan yang inklusif dan terjangkau.

Disebutkan pula bahwa dalam kurun waktu 18 bulan, kementerian telah membangun fondasi “Pendidikan Bermutu untuk Semua” melalui berbagai regulasi dan penguatan ekosistem yang melibatkan empat pusat pendidikan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Baca Juga: Status Terkini PKH BPNT di Bank Penyalur per 2 Mei 2026, Progres Tahap SPM dan Panduan Pemanfaatan Bansos

Selain upacara, peringatan Hardiknas juga dimeriahkan dengan penampilan berbagai kreasi seni dari pelajar se-Kota Bogor yang digelar di Taman Ekspresi. Pertunjukan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, baik yang hadir khusus maupun warga yang sedang beraktivitas di kawasan Sempur.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, terutama guru dan pelajar, atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik.

Ia berharap semangat yang tercipta dalam peringatan Hardiknas dapat terus diterapkan dalam kegiatan belajar sehari-hari. Ke depan, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sekaligus kesejahteraan guru, serta mendorong siswa untuk semakin kreatif dan menjadi teladan.

“Sebagaimana arahan Menteri Pendidikan, ke depan para guru tidak hanya memberikan pendidikan berkualitas, tetapi juga semakin sejahtera, sementara itu, anak-anak diharapkan semakin kreatif dan menjadi teladan yang baik,” ujar Herry dalam keterangannya di laman resmi Pemerintah Kota Bogor, Sabtu, 2 Mei 2026.

Baca Juga: Kebakaran Toko Pakaian di Jalan Sancang Kota Bogor Diduga karena Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta

Upacara ini dipimpin oleh Kepala SDN Cemplang, Irwan Suratain, sebagai komandan upacara. Peserta terdiri dari pelajar, jajaran Pemerintah Kota Bogor, TNI-Polri, Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, organisasi pemuda, organisasi perempuan, pegiat pendidikan, hingga masyarakat umum yang mengenakan pakaian adat.

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #pelajar #hardiknas