Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cara Unik Perpisahan Siswa SMAN 4 Kota Bogor: Bukan Corat-Coret, Lebih Pilih Cat Trotoar Samping Sekolah untuk Akhiri Masa Putih Abu-Abu

Muhamad Rifki Fauzan • Sabtu, 9 Mei 2026 | 19:24 WIB
Siswa dan siswi SMAN 4 Kota Bogor saat mengecet trotoar. (Dok. SMAN 4 Kota Bogor)
Siswa dan siswi SMAN 4 Kota Bogor saat mengecet trotoar. (Dok. SMAN 4 Kota Bogor)

RADAR BOGOR - Siswa dan siswi SMAN 4 Kota Bogor punya cara unik untuk melepas masa putih abunya. Alih-alih pesta mewah, mereka justru turun ke jalan untuk mengecat trotoar di samping sekolahnya.

Meski terlihat sederhana, para siswa tetap terlihat sumringah, tangan mereka seolah sudah piawai saat memainkan kuas dan trotoar yang semula usang kini tampak lebih fresh dengan cat baru berwarna hitam dan putih. 

Kepala SMAN 4 Kota Bogor Yulianti Rosdian mengungkapkan seluruh kelas 12 ikut dilibatkan dalam kegiatan tersebut, total mencapai 320 orang dan menariknya aksi sosial itu merupakan inisiatif siswanya.

Baca Juga: PKH dan BPNT Tahap 2 Belum Cair di BRI, BNI, dan Mandiri? Ini Penjelasan Lengkap Penyebab Saldo KKS Masih Kosong

“Iya saya awalnya bilang tidak boleh perpisahan jor-joran, terus mereka punya ide untuk bakti sosial, maka bentuknya itu tadi yaitu pengecetan trotoar yang ada di samping sekolah,” ujar Yulianti kepada Radar Bogor.

Yulianti menjelaskan gerakan tersebut bertemakan Bakti Murid untuk Masyarakat. Siswanya disebut ingin memberikan kesan bermakna saat sudah tak lagi menjadi warga SMAN 4 Kota Bogor.

“Itu adalah bakti mereka supaya memberikan kesan bahwa mereka pernah di situ, itu angkatan 43, kenang-kenangannya pengecatan trotoar di depan SMA Negeri 4 Bogor untuk sarana umum,” ujar Yulianti.

Tidak hanya itu, para siswa juga turut membersihkan lingkungan yang ada di sekitar sekolah, setiap tumpukan sampah langaung diangkut oleh mereka ke dalam sebuah wadah yang telah disiapkan.

Baca Juga: Gandeng IPB University, Pemkot Bogor Wacanakan Perbaikan Akses Cifor-Situ Gede

“Kan di depan sekolah itu banyak warung-warung nah itu yang dibersihkan, mereka kerja bakti kompak, yang saya syukuri semua aksi ini merupakan inisiatif siswa tanpa ada paksaaan dari kami,” jelas Yulianti.

Kepala SMAN 4 Kota Bogor itu pun berharap nilai-nilai cinta lingkungan ini dapat terus tertanam hingga mereka dewasa, dengan begitu pendidikan karakter yang telah digenjot selama tiga tahun di sekolah berhasil.

“Saya berharap ini bisa terus dilakukan, minimal mereka rajin membersihak lingkungan rumahnya supaya bisa menjadi gerakan yang bersifat kolektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.(bay)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #perpisahan #SMAN 4