RADAR BOGOR - Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Bogor dalam waktu dekat akan segera dibuka. Pemerintah Kota Bogor telah menetapkan pembagian kuota penerimaan untuk setiap jalur seleksi pada tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Herry Karnadi, menjelaskan bahwa untuk jenjang SMP tersedia empat jalur penerimaan, yaitu domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi.
Ia menyebutkan, total daya tampung SMP negeri di Kota Bogor tahun ini mencapai sekitar 7.160 siswa. Dari jumlah tersebut, 40 persen dialokasikan untuk jalur domisili, 25 persen afirmasi, 5 persen mutasi, serta 30 persen untuk jalur prestasi.
Baca Juga: Permudah Layanan, Kelurahan Sempur Kota Bogor Hadirkan Layanan Rekam e-KTP Malam Hari untuk Pemula
Sementara itu, penerimaan pada tingkat SD negeri hanya dibuka melalui tiga jalur, yakni domisili, afirmasi, dan mutasi. Jalur domisili mendapat porsi terbesar dengan kuota 70 persen, sedangkan afirmasi sebesar 25 persen dan mutasi 5 persen.
Menurut Herry, tidak adanya jalur prestasi pada tingkat SD membuat proses seleksi menjadi lebih sederhana dan cepat dibandingkan jenjang SMP.
Tahapan awal pelaksanaan SPMB sendiri telah dimulai sejak 11 Mei 2026. Pada tahap ini, calon peserta didik sudah dapat membuat akun pendaftaran secara mandiri melalui sistem yang telah disiapkan.
Akun tersebut nantinya memuat berbagai data penting, mulai dari identitas siswa, data kependudukan, hingga dokumen pendukung seperti sertifikat prestasi bagi peserta yang mendaftar melalui jalur prestasi.
Baca Juga: Kuota SMP Negeri Capai 7 Ribu, Siswa Kategori Miskin Jadi Prioritas SPMB di Kota Bogor
Herry menjelaskan, proses verifikasi data akan berlangsung hingga 1 Juni 2026. Verifikasi dilakukan bersama instansi terkait, termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk validasi data administrasi kependudukan serta DTKS untuk pengecekan data sosial ekonomi.
Setelah seluruh proses verifikasi rampung, peserta baru dapat menentukan sekolah tujuan sekaligus memilih jalur pendaftaran mulai 2 Juni 2026.
“Nantinya peserta dapat memilih sekolah serta jalur yang diinginkan, baik domisili, afirmasi, maupun jalur lainnya,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi tingginya jumlah pendaftar, Dinas Pendidikan Kota Bogor memastikan kesiapan infrastruktur digital telah diperkuat. Sistem server SPMB tahun ini telah ditingkatkan kapasitasnya setelah melalui serangkaian uji beban.
Menurut Herry, server kini mampu menangani hingga 10 ribu permintaan per detik, lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat puncak akses sekitar 8 ribu permintaan per detik.
Adapun jadwal pengumuman hasil seleksi akan dilakukan secara bertahap. Untuk jenjang SD, hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 22 Juni 2026, sedangkan pengumuman tingkat SMP akan disampaikan pada 1 Juli 2026.(bay)
Editor : Eka Rahmawati