Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sidik Maghaz Fest 7 MA Al Ghazaly Diserbu 340 Peserta, Naik 60 Persen dari Tahun Lalu

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:00 WIB
Pembukaan Sidik Maghaz Fest 7 yang digelar MA Al-Ghazali. (Foto: Fikri/Radar Bogor)
Pembukaan Sidik Maghaz Fest 7 yang digelar MA Al-Ghazali. (Foto: Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Sidik Maghaz Fest 7 yang digelar MA Al Ghazaly kembali mencuri perhatian.

Ajang perlombaan seni Islam tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Jabodetabek dan Sukabumi ini diserbu ratusan peserta dengan lonjakan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Kepala MA Al Ghazaly,  Teti Aisahraspati, mengungkapkan jumlah peserta tahun ini mencapai sekitar 340 orang dari 71 sekolah atau madrasah.

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Sebut Museum Buruh sebagai Peristiwa Langka di Dunia

Angka tersebut meningkat sekitar 60 persen dibandingkan pelaksanaan tahun 2025 yang hanya diikuti 201 peserta.

“Alhamdulillah, animo tahun ini cukup tinggi dengan jumlah sekitar 340 peserta dari 71 sekolah atau madrasah. Jumlah ini meningkat sekitar 60 persen dibandingkan tahun 2025 lalu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perkembangan Sidik Maghaz Fest terbilang pesat sejak pertama kali digelar pada 2019.

Baca Juga: Informasi Bansos Pertengahan Mei 2026, Lima Program Cair dan Kepastian Data Rekening Bermasalah

Awalnya kegiatan ini hanya mencakup tingkat Kota Bogor, kemudian meluas ke Kabupaten Bogor, hingga kini menjangkau wilayah Jabodetabek.

“Awalnya hanya tingkat kota, lalu berkembang ke kabupaten. Karena animonya semakin tinggi, akhirnya kami perluas menjadi se-Jabodetabek,” jelasnya.

Tidak hanya dari sisi wilayah, perluasan juga terjadi pada jenjang peserta. Jika pada awalnya hanya diperuntukkan bagi siswa SMP/MTs, kini sejak tahun keempat kegiatan ini turut melibatkan siswa SD/MI.

Baca Juga: Kapan Idul Adha 2026? Sidang Isbat Penetapan 1 Zulhijah Digelar Besok 17 Mei, Berikut Jadwal Lengkapnya

Dalam pelaksanaannya, Sidik Maghaz Fest 7 mempertandingkan sembilan mata lomba. Untuk tingkat SD/MI terdapat empat kategori, yakni adzan, MHQ, da’i, dan marawis.

Sementara tingkat SMP/MTs melombakan lima kategori, yaitu MTQ, MHQ, da’i, marawis, dan kaligrafi.

Penentuan juara umum dilakukan berdasarkan akumulasi poin dari setiap kategori lomba yang dimenangkan.

Sekolah dengan perolehan poin tertinggi berhak membawa pulang piala bergilir dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor.

Baca Juga: Kabar Bansos Sabtu 16 Mei 2026: Fase Pencairan Intensif, Mitigasi Kendala Data dan Regulasi Kelayakan Penerima

“Sekolah yang memenangkan paling banyak kategori akan mengumpulkan poin tertinggi. Juara umum memperebutkan piala bergilir dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor,” terangnya.

Lebih lanjut, Teti menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas perlombaan, tetapi juga menjadi wadah untuk menggali potensi dan membangun kepercayaan diri siswa sejak dini.

Selain itu, capaian dalam ajang ini juga dapat dimanfaatkan sebagai portofolio jalur prestasi non-akademik.

Baca Juga: Gunung Marapi Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 500 Meter ke Arah Tenggara

“Kami ingin memberikan ruang agar bakat mereka bisa disalurkan, melatih keberanian, sekaligus menjadi bekal prestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ucapnya.

Di sisi lain, Sidik Maghaz Fest juga menjadi bagian dari strategi MA Al Ghazaly dalam memperkuat identitas sekolah. Seni Islam dipilih sebagai ciri khas yang membedakan dengan sekolah lainnya.

“Kami menjadikan seni Islam sebagai fokus dan identitas khas madrasah. Ini juga menjadi ajang promosi sekolah kepada masyarakat luas,” katanya.

Baca Juga: Sabtu Bikin Happy, PKH Tahap 2 Mulai Banjiri Kartu BRI, Bukti Penarikan Rp1,6 Juta Sudah Muncul, BPNT Masih Ditunggu

Untuk teknis pelaksanaan, seluruh rangkaian lomba dipadatkan dalam satu hari penuh, mulai pagi hingga menjelang Maghrib.

Keputusan ini diambil setelah evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya yang berlangsung selama dua hari dan dinilai kurang efektif.

“Sekarang kami fokuskan satu hari penuh agar lebih efisien, terutama bagi peserta dari luar kota. Sambil menunggu pengumuman, kami isi dengan penampilan ekstrakurikuler,” jelasnya.

Ke depan, Sidik Maghaz Fest ditargetkan dapat berkembang ke tingkat yang lebih tinggi. Dorongan dari Kementerian Agama Kota Bogor membuka peluang agar ajang ini bisa naik kelas menjadi tingkat provinsi bahkan nasional.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Kesulitan di Moto3 Catalunya 2026, Finis Posisi 19 Practice, Gagal Langsung ke Q2 

“Harapannya ke depan bisa meningkat ke tingkat provinsi atau bahkan nasional. Jika terealisasi, legalitas sertifikat juga akan didukung oleh Kementerian Agama pusat,” pungkasnya. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#perlombaan seni #MA Al Ghazaly #bogor