RADAR BOGOR - Anak-anak binaan Perguruan Silat Rajawali dari SDN Sukaresmi, kembali menampilkan aksinya di SDN Kencana 4 yang berlokasi di Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa, 19 Mei 2026.
Sebanyak 19 pesilat muda memperlihatkan jurus-jurus sederhana di hadapan 150-an siswa-siswi SDN Kencana 4, yang baru memiliki siswa dua angkatan tersebut.
Kepala SDN Kencana 4 Friska Emilia Aritonang mengatakan, selama ini kegiatan eksktrakurikuler yang sudah ada adalah Bahasa Inggris, Futsal, Taekwondo, Seni Lukis dan BTQ, sehingga, dengan adanya demo silat ini diharapkan ada siswa-siswi yang tertarik, terutama mereka yang belum bergabung dengan ekskul yang sudah ada.
Baca Juga: Pasar Kaget Usai Subuh di Misfalah Makkah, Obat Rindu Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci
“Kami sangat senang dengan adanya demo silat dari Perguruan Silat Rajawali ini, kebetulan silat itu masuk 02SN sehingga ketika ekskul kami mengarahkan langsung ke bidang-bidang yang memang akan dilombakan oleh pemerintah,” ujar Friska.
Ajak Anak Lebih Dekat dengan Budaya Indonesia
Tak hanya itu, demo silat ini juga bisa membawa anak-anak lebih dekat lagi dengan budaya Indonesia dan lebih mencintai lagi tanah air.
Sementara itu, Pelatih Perguruan Pencak Silat Rajawali, Risda Trisna Widhiya, menyampaikan penampilan tersebut terhitung mendadak untuk memperkenalkan ekskul silat kepada siswa-siswi SDN Kencana 4 yang tahun ajaran nanti akan membuka ekskul silat.
Baca Juga: Atasi Banjir, DPRD Kabupaten Bogor Desak Pemkab Bogor Rutin Pemeliharaan Drainase
“Karena mereka ini masih anak usia dini, jadi yang kita tampilkan itu cara menghindar, menangkis, memukul,” ucap Risda.
Risda yang juga salah satu anak dari pendiri Perguruan Pencak Silat Rajawali itu menceritakan jika perguruan ini sudah terbentuk sejak 1958.
“Perguruan Silat Rajawali berdiri dari almarhum ayah saya, Muhamad Sholeh Wiratma, itu berdiri pada 2 juli 1958, jadi itu sudah cukup lama,” ujarnya.
Sosok Muhamad Sholeh ini, menurut pengakuan Risda, ia adalah juri pancak silat internasional pertama.
“Kemudian dilanjutkan oleh putrinya yang nomor dua, yang sekarang menjadi ketua perguruan, ibu Ana Rusdiana, dan beliau juga juri internasional,” paparnya.
Tidak hanya dari sosok pelatih yang memiliki segudang prestasi, anak-anak yang tergabung dalam perguruan ini juga memiliki banyak prestasi.
“Banyak sekali, mulai dari tingkat kota sampai nasional,” jelas Risda.
Menurut Risda, saat ini Perguruan Pencak Silat Rajawali itu sudah melanglangbuana ke berbagai sekolah yang ada di Bogor, mulai dari SDN hingga SMA.
Bahkan Risda menyebut, Perguruan Silat Rajawali ini menjadi salah satu perguruan silat yang diberi rekomendasi oleh Dinas Pendidikan.
Risda menegaskan jika Perguruan Silat Rajawali ini menggabungkan beberapa aliran pencak silat lainnya.
“Jadi kami ini menganut beberapa aliran terkait dengan bela diri, diantaranya karate,judo dan banyak lagi yang lain,” tukas dia. (pia)
Editor : Eka Rahmawati