RADAR BOGOR - Ratusan siswa Yayasan Birrul Waalidain mengikuti manasik haji di lapangan sekolahnya, Rabu 20 Mei 2026. Kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan tiap tahunnya.
Para siswa Birrul Waalidain praktik langsung rangkain pelaksanaan haji. Mulai dari toaf mengelilingi kakbah, syai atau lari-lari kecil hingga wukuf.
Pihak Birrul Waalidain juga menyediakan seluruh fasilitas penunjang. Di tengah lapangan sekolah berdiri miniatur kakbah, kemudian ada pula trowongan mina buatan.
Siswa terlihat begitu sumringah. Sembari mengenakan pakaian serba putih, mulutnya nyaris tidak pernah berhenti melantunkan bacaan talbiyah.
“Semuanya memang kami siapkan, mesti tidak mirip-mirip banget dengan aslinya,” kata Wakil Ketua Yayasan Birrul Waalidain Rabbani Jalaludin.
Rabbani menjelaskan, peserta manasik haji berasal dari tingkat TK hingga SMP Birrul Waalidain. Bedanya siswa SMP diberi tugas khusus sebagai pembimbing.
“Iya pembimbing atau istilahnya ketua kloter. Secara teori mereka sudah kami bekali, praktik pelaksanaannya hingga pada doa-doa yang dibacakan,” jelas Rabbani.
Waktu pelaksanaan manaaik haji sengaja dipilih menjelang hari raya idul adha. Tujuannya agar para siswa turut merasakan atmosfer pelaksanaan haji sungguhan.
“Sehingga memantik semangat mereka untuk bisa melaksanakan ibadah haji kalau ada rezekinya. Mangkannya kami ajarkan mulai dari dini,” terang Rabbani.
Bagi Rabbani ibadah haji bukan soal menggugurkan kewajiban. Seluruh rangkaian peribadatan memiliki maksud dan tujuan dibaliknya.
“Seperti melatih kesabaran, ketekunan dan perjuangan. Sehingga secara tidak langsung ini bisa menjadi pendidikan karakter untuk siswa,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin