Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Latih Diplomasi dan Problem Solving, SMAN 5 Kota Bogor Kirim Delegasi ke MUN Internasional Singapura

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:00 WIB
Pelepasan 12 siswa SMAN 5 Kota Bogor yang akan mengikuti ajang Model United Nations (MUN) internasional di Singapura. (Foto: Aziz/Radar Bogor)
Pelepasan 12 siswa SMAN 5 Kota Bogor yang akan mengikuti ajang Model United Nations (MUN) internasional di Singapura. (Foto: Aziz/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – SMAN 5 Kota Bogor kembali mengirimkan delegasi terbaiknya untuk mengikuti ajang Model United Nations (MUN) internasional di Singapura.

Sebanyak 12 siswa SMAN 5 Kota Bogor terpilih akan berangkat mengikuti SCGS International Model United Nation 2026 pada 1 hingga 5 Juni mendatang.

Kepala SMAN 5 Kota Bogor, Enung Nuripah mengatakan, keikutsertaan ini bukan sekadar kegiatan ke luar negeri, melainkan ajang kompetisi bergengsi yang menuntut kesiapan akademik dan mental siswa.

Ia menegaskan, para peserta merupakan siswa terpilih dari ratusan pendaftar yang telah melalui proses seleksi ketat.

“Dari seribu orang, ternyata hanya dua belas yang terpilih. Ini bukan sekadar perjalanan ke luar negeri, tetapi sebuah lomba yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya saat pelepasan di ruang kelas, Sabtu 30 Mei 2026.

Ia juga mengingatkan siswa untuk menjaga sikap dan menaati aturan selama berada di luar negeri.

Baca Juga: Alhamdulillah, Bansos BPNT Tahap 2 Susulan Cair di KKS Mandiri Rp600 Ribu, Jangkau Klaster Lama Hingga Eks Peralihan Pos

Selain membawa nama sekolah, para peserta juga dinilai sebagai representasi bangsa di forum internasional.

“Kalian tidak hanya mewakili sekolah, tetapi juga sebagai duta bangsa. Ikuti setiap peraturan yang ada dan keluarkan argumen terbaik kalian,” tambahnya.

Penanggung jawab program, Isti Mahajuni menjelaskan, program ini telah berjalan sejak 2013 sebagai upaya membuka akses siswa ke kegiatan akademik internasional.

Ia menilai MUN menjadi sarana efektif untuk melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta pemecahan masalah.

“Model United Nations ini bukan sekadar debat biasa, tetapi berbasis data dan riset. Siswa berperan sebagai delegasi negara dan harus memahami posisi negara yang mereka wakili,” jelasnya.

Dalam kompetisi tersebut, siswa akan mengikuti simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan berbagai isu global.

Mereka dituntut mampu berargumentasi menggunakan data riil serta melakukan lobi dengan delegasi dari negara lain untuk menghasilkan solusi bersama.

Ia menambahkan, proses seleksi peserta meliputi kemampuan bahasa Inggris, rekomendasi guru, hingga kesiapan finansial, mengingat program ini bersifat swadana.

Selain itu, siswa juga mendapatkan pelatihan khusus agar mampu mengikuti pola debat MUN yang menyerupai sidang resmi internasional.

“Siswa harus terbiasa dengan bahasa Inggris penuh dan memahami isu global secara mendalam. Penilaian bukan pada siapa yang paling keras, tetapi siapa yang paling kuat datanya,” tuturnya.

Baca Juga: Kantor Eksportir Sawit di Jakarta Utara Digeledag Bareskrim, Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Berpotensi Rugikan Negara

Salah satu peserta, Andi Bumi Hadiwijaya Mattinetta mengaku antusias mengikuti ajang tersebut.

Siswa kelas 10 SMAN 5 Kota Bogor itu mengatakan, dirinya akan mewakili Korea Selatan dalam salah satu council yang membahas isu global.

“Debatnya seperti sidang PBB, kita mewakili negara tertentu. Jadi harus riset dan memahami posisi negara tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, persiapan dilakukan melalui latihan intensif di sekolah, termasuk simulasi debat dan penguatan kemampuan bahasa Inggris.

Menurutnya, pengalaman ini menjadi kesempatan pertama untuk mengikuti kompetisi internasional sekaligus ke luar negeri.

“Ini pertama kali saya ke luar negeri, jadi sangat senang dan semangat. Harapannya bisa memberikan yang terbaik dan membawa pulang prestasi,” tandasnya.

Selama di Singapura, peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan selama lima hari, termasuk dua hari sidang MUN intensif dan agenda interaksi antar peserta dari berbagai negara.

Ajang ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk membangun jejaring internasional serta memperluas wawasan global. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#SMAN 5 Kota Bogor #singapura #siswa #Model United Nation