Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Momen Kelulusan Digelar Sederhana, Siswa SDN Kebon Pedes 1 Kota Bogor Persembahkan Buku Antologi Puisi 

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 2 Juni 2026 | 12:40 WIB
Siswa SDN Kebon Pedes 1 saat menunjukan buku antologi puisi di momen kelulusan. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)
Siswa SDN Kebon Pedes 1 saat menunjukan buku antologi puisi di momen kelulusan. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Pelepasan siswa SDN Kebon Pedes 1 Kota Bogor berlangsung meriah, Selasa 2 Juni 2026. Meski digelar sederhana, namun momen ini serat akan makna.

Ada 110 Siswa SDN Kebon Pedes 1 yang dinyatakan lulus. Pada momen ini, mereka turut mempersembahkan buku antologi puisi berjudul Pelangi Kenangan di Sekolah.

Kepala SDN Kebon Pedes 1 Mustika Ningsih mengatakan buku tersebut berisi karya-karya puisi yang ditulis oleh tangan manis siswa dan siswinya.

“Iya ditulis sama anak-anak jadi disela sela ujian praktik Bahasa Indonesia anak-anak kami dorong untuk menulis puisi,” kata Mustika pada Radar Bogor.

Proses penulisan puisi berlangsung cukup singkat. Siswa dan siswi SDN Kebon Pedes 1 hanya butuh dua hari untuk bisa menyelesaikan tulisannya.

“Kemudian hasilnya kami kumpulkan. Kebetulan saya juga penulis jadi saya ingin menularkan, kepada anak-anak termasuk guru-guru juga,” ujarnya.

Baca Juga: Turnamen Voli Istimewa HJB ke-544 di Malasari Bogor Berakhir, Dorong Sport Tourism dan Lahirkan Atlet Berbakat

Mustika berharap kebiasaan menulis itu bisa terus berlanjut sampai dewasa. Menurutnya banyak manfaat yang bisa diproleh dari kebiasaan baik itu.

“Mudah-mudah berbekal dari kegiatan ini, anak anak termotivasi terus dan membawa kesan yang sangat bermakna,” terang Mustika.

Buku antologi puisi karya siswa SDN Kebon Pedes 1 ini mendapat respon positif dari Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Bogor, Asep Faizal Rahman.

Buku tidak boleh dianggap remeh. Tulisan yang tercantum di dalamnya dapat mengubah dunia. Contohnya buku Kartini berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang.

“Berkat buku itu pola pikir kita tehtang wanita berubah. Wanita bukanlagi hanya sekadar objek. Tapi mereka juga punya peran penting dalam sebuah peradaban,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#buku antalogi #kota bogor #SDN Kebon Pedes 1 #pelepasan