RADAR BOGOR – Pendaftaran SPMB Jawa Barat 2026 segera dimulai. Salah satu jalur yang paling banyak diminati calon peserta didik dan orang tua setiap tahunnya adalah Jalur Domisili.
Jalur domisili ini menjadi pilihan favorit karena memberikan kesempatan lebih besar bagi siswa yang berdomisili di sekitar sekolah.
Penentuan domisili dibuktikan melalui Kartu Keluarga (KK) dan dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat.
Berdasarkan informasi resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat, kuota Jalur Domisili untuk jenjang SMA mencapai 35 persen dari total daya tampung, sedangkan untuk SMK sebesar 10 persen.
Lalu, kapan pendaftaran Jalur Domisili SPMB Jabar 2026 dibuka? Berikut jadwal dan persyaratan lengkap yang perlu diketahui.
Jadwal Jalur Domisili SPMB Jabar 2026
SPMB Jabar 2026 menyediakan empat jalur penerimaan peserta didik baru. Salah satunya adalah Jalur Domisili yang dibuka dalam dua tahap pelaksanaan.
Baca Juga: Indonesia vs Oman: Rekor John Herdman Lawan Tim Asia Jadi Modal Skuad Garuda di FIFA Matchday 2026
Tahap Persiapan
- Input data pemetaan: 29 Mei–8 Juni 2026
- Verifikasi data dan masa sanggah: 29 Mei–8 Juni 2026
- Pengumuman hasil pemetaan: 12 Juni 2026
Tahap 1
- Pendaftaran/Registrasi: 15–19 Juni 2026
- Verifikasi dokumen dan masa sanggah: 15–19 Juni 2026
- Rapat dewan guru: 23 Juni 2026
- Pengumuman hasil seleksi: 24 Juni 2026
- Daftar ulang: 26–29 Juni 2026
Tahap 2
- Pendaftaran/Registrasi: 30 Juni–6 Juli 2026
- Verifikasi dan masa sanggah: 30 Juni–6 Juli 2026
- Rapat dewan guru: 8 Juli 2026
- Pengumuman hasil seleksi: 10 Juli 2026
- Daftar ulang: 13–14 Juli 2026
Calon peserta didik disarankan untuk mencatat seluruh tahapan tersebut agar tidak melewatkan jadwal penting selama proses penerimaan berlangsung.
Kuota Jalur Domisili SPMB Jabar 2026
Dinas Pendidikan Jawa Barat menetapkan kuota berbeda untuk setiap jenjang pendidikan.
- SMA: 35 persen dari total daya tampung sekolah
- SMK: 10 persen dari total daya tampung sekolah
Baca Juga: Kejagung Buka Suara Soal Penggeledahan Kantor BGN
Besarnya kuota tersebut menjadikan Jalur Domisili sebagai salah satu jalur dengan peluang penerimaan cukup besar, khususnya bagi calon siswa yang tinggal dekat dengan sekolah tujuan.
Syarat Jalur Domisili SPMB Jabar 2026 Jenjang SMA
Persyaratan Utama
- Memiliki Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan minimal satu tahun sebelum tanggal pendaftaran.
- Nama orang tua atau wali yang tercantum dalam KK harus sesuai dengan dokumen pendidikan dan identitas lainnya.
- Apabila terdapat perubahan data keluarga akibat perceraian, meninggal dunia, atau kondisi tertentu yang diakui pemerintah, wajib melampirkan dokumen pendukung resmi.
Dokumen yang Harus Disiapkan
- Kartu Keluarga (KK).
- Akta kematian atau akta cerai apabila terdapat perubahan susunan keluarga.
- KK lama atau surat keterangan kehilangan dari instansi berwenang jika KK sebelumnya hilang atau mengalami perubahan data.
Baca Juga: PIP 2026 Tahap 2 Sudah Cair? Begini Cara Cek Status Penerima dan Jadwal Pencairannya
Syarat Jalur Domisili SPMB Jabar 2026 Jenjang SMK
Persyaratan Utama
- Menggunakan domisili keluarga yang sah berdasarkan Kartu Keluarga yang telah terbit minimal satu tahun sebelum pendaftaran.
- Data orang tua atau wali dalam KK harus sesuai dengan dokumen identitas lainnya saat proses verifikasi.
- Jika KK baru diterbitkan karena perubahan kondisi keluarga atau keadaan khusus lainnya, peserta wajib menyertakan dokumen pendukung.
Dokumen yang Wajib Dilampirkan
- Kartu Keluarga (KK).
- Dokumen pendukung perubahan data keluarga seperti akta kematian, akta cerai, atau KK sebelumnya jika diperlukan.
- Surat keterangan domisili khusus bagi korban bencana atau kondisi tertentu yang menyebabkan tidak memiliki KK.
Jalur Domisili Masih Jadi Favorit
Setiap tahun, Jalur Domisili menjadi salah satu jalur dengan jumlah pendaftar tertinggi dalam proses penerimaan siswa baru di Jawa Barat.
Selain mempertimbangkan jarak tempat tinggal dengan sekolah, jalur ini juga bertujuan memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.
Karena persaingan cukup ketat, calon peserta didik dan orang tua diimbau menyiapkan seluruh dokumen sejak dini agar proses pendaftaran berjalan lancar saat SPMB Jabar 2026 resmi dibuka. (***)
Editor : Yosep Awaludin