RADAR BOGOR – SDN Cijayanti 04, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, kini tampil lebih megah dan nyaman setelah mendapatkan rehabilitasi melalui APBD 2026.
Kepala SDN Cijayanti 04, Ika Rustika, mengungkapkan rasa syukurnya atas rehabilitasi yang dilakukan Pemkab Bogor. Menurutnya, kondisi sekolah kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
“Alhamdulillah, dengan adanya ini kami sangat bersyukur, karena bangunan sekolah kita seperti baru lagi dan membuat siswa-siswi SDN Cijayanti 04 lebih semangat datang sekolah,” ujar Ika, Jumat 5 Juni 2026.
Ia menilai perubahan fisik sekolah memberikan dampak positif tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi para tenaga pendidik dalam menjalankan proses belajar mengajar.
Menariknya, sekolah tersebut sempat masuk dalam rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto beberapa hari lalu.
Meski kunjungan itu belum terlaksana, Ika mengaku hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolahnya.
Baca Juga: Gerindra Kota Depok : Rumah Sakit Tak Boleh Diskriminasi Pasien BPJS
“Kemarin bapak Presiden sempat mau datang ke sekolah kami, dan itu menambah positif bagi sekolahan kami,” katanya.
Dengan kondisi sekolah yang semakin baik, pihaknya berharap minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SDN Cijayanti 04 akan meningkat, saat ini jumlah siswa yang tercatat masih sekitar 95 orang.
“Semoga dengan sekolah kami yang sudah ada perubahan ini, tahun berikutnya jumlah siswa yang masuk ke sekolah kami bisa lebih banyak,” harapnya.
Selain mendapatkan rehabilitasi bangunan, SDN Cijayanti 04 juga menerima bantuan berupa seragam sekolah dan alat tulis yang disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan sangat berterima kasih kepada Pak Bupati Rudy Susmanto atas bantuan yang sudah diberikan semuanya, semoga beliau bertambah berkah rezekinya, bertambah banyak rezekinya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta, menjelaskan bahwa rehabilitasi dilakukan pada tiga ruang kelas yang sebelumnya mengalami kerusakan, terutama pada bagian plafon.
“Kita melakukan rehabilitasi terhadap tiga ruang kelas karena kondisinya membutuhkan perbaikan di bagian plafon. Selain itu, kami juga akan melakukan pengecatan ulang pada dinding bangunan sekolah,” ungkap Yanto.
Tidak hanya itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor juga telah melakukan sejumlah program lanjutan untuk meningkatkan fasilitas sekolah pada tahun anggaran 2026 itu.
“Ada pembangunan TPT, perbaikan toilet, perpustakaan, serta perbaikan lantai dasar sekolah yang akan diganti dari keramik menjadi granit,” pungkasnya. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin