Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

76 Tahun SMAKBO: dari Kursus Analis Kimia hingga Jadi Pencetak SDM Industri Unggulan Indonesia Asal Bogor

Rani Puspitasari Sinaga • Senin, 8 Juni 2026 | 17:14 WIB
Gedung baru SMAKBO. Foto: SMAKBO for Radar Bogor
Gedung baru SMAKBO. Foto: SMAKBO for Radar Bogor

RADAR BOGOR – Perjalanan panjang SMK-SMAK Bogor (SMAKBO) menjadi salah satu sekolah vokasi terbaik di Indonesia tak lepas dari sejarah perkembangan industri dan pendidikan kimia nasional.

Selama lebih dari tujuh dekade, SMAKBO konsisten mencetak tenaga analis kimia profesional yang berkontribusi bagi kemajuan industri Tanah Air. Bukan hanya asal Bogor, tapi dari berbagai daerah. 

Cikal bakal SMAKBO berawal pada masa pemerintahan kolonial Belanda dengan berdirinya Agricultuur Chemisch Laboratorium di Buitenzorg, yang kini dikenal sebagai Kota Bogor.

Baca Juga: Mau Bikin Kaos Komunitas atau Seragam Vendor yang Keren? Ini 7 Pusat Sablon Baju di Bogor Paling Andalan

Laboratorium tersebut berada di bawah naungan Department van Landbouw, Nijverheid en Handel dan berperan penting dalam penelitian tanaman tropis serta pengujian berbagai komoditas yang mendukung sektor pertanian, perdagangan, dan industri.

Seiring perkembangan zaman, lembaga tersebut bertransformasi menjadi Balai Besar Industri Agro (BBIA) dan kini dikenal sebagai Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Agro (BBSPJIA).

Kebutuhan akan tenaga analis kimia yang andal mendorong lahirnya pendidikan formal di bidang tersebut. Pada 1 September 1950, dibuka program pendidikan bernama Analysten Cursus yang dipimpin Herman Busser.

Baca Juga: 5 Fakta Unik yang Wajib Diketahui Wisatawan Sebelum Menjelajahi Pulau Komodo Lombok

Program empat tahun ini memadukan pembelajaran teori dengan praktik langsung di laboratorium penelitian maupun perusahaan industri.

Perjalanan pendidikan analis kimia kemudian memasuki babak baru pada 8 September 1959 ketika Analysten Cursusresmi berubah menjadi Sekolah Analis Kimia (SAK) di bawah kepemimpinan Achmad Chon, B.Sc.

Penyempurnaan sistem pendidikan terus dilakukan. Pada 1961, kurikulum diperkuat dengan penambahan materi pembelajaran di sekolah.

Baca Juga: Dari Jakarta Hanya 3 Jam, 6 Destinasi di Garut Ini Akan Menyembuhkan Penat Anda dengan Udara Sejuk dan Pemandangan yang Menenangkan

Lima tahun kemudian, tepatnya 23 Juni 1966, statusnya berubah menjadi Sekolah Analis Kimia Menengah Atas (SAKMA), yang menegaskan perpaduan antara teori dan praktik sebagai fondasi utama pendidikan.

Transformasi besar kembali terjadi pada 1985 saat SAKMA resmi berganti nama menjadi Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor atau yang lebih dikenal dengan SMAKBO.

Nama ini kemudian melekat sebagai simbol sekolah vokasi unggulan yang menghasilkan lulusan berkualitas dan banyak dibutuhkan oleh dunia industri.

Baca Juga: 5 Jalur Trekking Sentul Bogor Paling Dicari Saat Musim Kemarau, Ada Curug hingga Goa Eksotis

Kini, SMK-SMAK Bogor berada di bawah pembinaan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Untuk menjawab tantangan industri modern, sejak 2015 SMAKBO menerapkan konsep Teaching Factory, yakni model pembelajaran berbasis produksi dan jasa yang mengacu pada standar industri.

Inovasi pendidikan berlanjut melalui penerapan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) sejak tahun ajaran 2018/2019. Program ini mengintegrasikan pembelajaran di sekolah dengan pengalaman kerja langsung di dunia industri sehingga siswa memiliki kompetensi yang lebih siap pakai.

Baca Juga: Mendukung Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Inilah 7 Dealer Motor Listrik Terbesar di Bogor 

Memasuki era baru, SMAKBO juga menempati kampus modern di Jalan Pangeran Sogiri No. 374, Tanah Baru, Bogor Utara.

Gedung baru yang diresmikan Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, pada 18 September 2024 itu mulai digunakan secara efektif untuk kegiatan belajar mengajar sejak 10 Februari 2025.

Perpindahan dari kampus lama di kawasan Baranangsiang menjadi langkah strategis untuk mendukung peningkatan kualitas sarana, prasarana, dan proses pendidikan yang semakin relevan dengan kebutuhan industri masa depan.

Baca Juga: Polres Bogor Naikkan Kasus Bocah Meninggal Diduga Diserang Anjing Pemburu di Jasinga ke Tahap Penyidikan

Dengan usia yang kini memasuki lebih dari 76 tahun sejak pendidikan analis kimia pertama kali dirintis, SMK-SMAK Bogor terus menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang konsisten melahirkan sumber daya manusia industri yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Perjalanan dari sebuah kursus analis kimia sederhana hingga menjadi sekolah vokasi terkemuka menjadi bukti nyata kontribusi SMAKBO bagi kemajuan pendidikan dan industri Indonesia.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kimia #industri #sdm #SMAKBO