RADAR BOGOR – Pondok Pesantren Tahfizh Al Basyir kembali melahirkan generasi Qurani melalui penyelenggaraan Haflah At-Takharruj Tahun 2026.
Acara pelepasan santri yang berlangsung pada Selasa, 9 Juni 2026 itu menjadi momen penuh haru dan kebanggaan karena dihadiri oleh Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, yang memberikan tausiah serta pesan inspiratif kepada para wisudawan, orang tua, dan tamu undangan.
Kegiatan yang digelar dengan suasana khidmat tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan para santri di berbagai jenjang sekaligus awal perjalanan mereka untuk mengabdi di tengah masyarakat.
Lepas Santri SD, SMP, hingga SMA
Haflah At-Takharruj 2026 menjadi momentum wisuda bagi peserta didik Pondok Pesantren Tahfizh Al Basyir yang telah menyelesaikan pendidikan pada tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Acara berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Selain menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan para santri selama menempuh pendidikan, kegiatan ini juga mencerminkan keberhasilan proses pembinaan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an yang menjadi ciri khas pesantren.
Baca Juga: Ramah Anak dan Edukatif! Ini 3 Playground Seru di Bogor yang Wajib Dikunjungi
Dihadiri KH Ma’ruf Amin dan Sejumlah Pejabat
Kehadiran Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin menjadi perhatian utama dalam acara tersebut.
Selain memberikan tausiah, mantan Wakil Presiden RI itu juga menyampaikan motivasi kepada para lulusan agar terus melanjutkan pendidikan dan berkontribusi bagi bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut berbagai unsur pemerintahan dan aparat keamanan, di antaranya:
- Kapolsek Cibungbulang,
- Danramil,
- Puskesmas,
- Satpol PP,
- Kepala Desa,
- Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ),
- Paspampres,
- Linmas,
- tokoh masyarakat,
- wali santri,
- serta tamu undangan lainnya.
Penampilan Santri Meriahkan Haflah At-Takharruj
Suasana meriah sudah terasa sejak pagi hari. Para santri menampilkan berbagai pertunjukan yang mengundang rasa bangga dan haru. Rangkaian acara diisi dengan:
- Pembacaan ayat suci Al-Qur’an,
- Penampilan seni islami,
- Prosesi Haflah At-Takharruj,
- Hingga pelepasan santri yang berlangsung emosional.
Kehadiran orang tua dan wali santri semakin menambah makna dalam momen puncak perjalanan pendidikan putra-putri mereka.
KH Ma’ruf Amin: Pesantren Cetak Generasi Pemimpin
Dalam sambutannya, KH Ma’ruf Amin memberikan apresiasi terhadap komitmen Pondok Pesantren Tahfizh Al Basyir dalam mencetak generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan menghadapi tantangan zaman.
"Pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam menyiapkan generasi yang memahami nilai-nilai agama, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menghadirkan solusi bagi kehidupan masyarakat dan pembangunan bangsa," ujar KH Ma’ruf Amin.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar dan terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Teruslah mengembangkan potensi diri tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di pesantren," pesannya.
Hafalan Al-Qur’an Santri Terus Meningkat
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pondok Pesantren Tahfizh Al Basyir 2, Dr. H. Aa Sofyan Tsauri, M.Pd, memaparkan perkembangan program tahfizh yang menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.
Menurutnya, peningkatan jumlah maupun kualitas hafalan santri merupakan hasil dari pembinaan yang konsisten, semangat belajar para santri, serta dukungan penuh dari orang tua dan para asatidz.
"Alhamdulillah, perkembangan hafalan Al-Qur’an para santri terus mengalami kemajuan. Tidak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas hafalan mereka. Tahun ini kami bersyukur ada santri yang berhasil menyelesaikan hafalan hingga 25 juz. Ini merupakan buah dari kesungguhan para santri, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru pembimbing," ungkap Dr. H. Aa Sofyan Tsauri.
Pembacaan SK Kelulusan Jadi Momen Haru
Salah satu prosesi penting dalam Haflah At-Takharruj adalah pembacaan Surat Keputusan (SK) Kelulusan yang disampaikan secara resmi oleh Direktur Pondok Pesantren Tahfizh Al Basyir 1, Gus H. Abdul Hamid Aly, M.Pd.
Pembacaan SK tersebut menandai berakhirnya masa pendidikan para santri di jenjang masing-masing sekaligus membuka lembaran baru untuk melanjutkan studi maupun pengabdian di tengah masyarakat.
Ketua Yayasan: Awal Perjalanan Pengabdian
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Tahfizh Al Basyir, Hj. Rif'atunnisa Nur Basyir, M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Haflah At-Takharruj 2026.
Ia berharap seluruh lulusan tetap menjaga nilai-nilai yang diperoleh selama berada di pesantren dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
"Haflah At-Takharruj bukanlah garis akhir dari perjalanan, melainkan titik awal untuk mengabdi, berjuang, dan meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Komitmen Cetak Generasi Qurani Unggul
Baca Juga: Pemadaman Listrik Kembali Terjadi di Bogor, 10 Wilayah Terdampak hingga 6 Jam
Acara ditutup dengan doa bersama serta sesi foto wisudawan bersama orang tua, guru, pimpinan pondok, dan para tamu undangan.
Momen tersebut menjadi simbol berakhirnya masa pendidikan sekaligus awal langkah baru menuju masa depan yang lebih cerah.
Melalui penyelenggaraan Haflah At-Takharruj 2026, Pondok Pesantren Tahfizh Al Basyir kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Islam yang berfokus pada pembinaan akhlak, penguatan hafalan Al-Qur’an, dan peningkatan prestasi akademik.
Dengan visi tersebut, pesantren terus berupaya melahirkan generasi Qurani yang unggul, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. (***)
Editor : Yosep Awaludin