Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Tim P2M FT UNJ Perkenalkan Guru SMA Plus Putra Melati Bogor dengan Augmented Reality

Eka Rahmawati • Kamis, 18 Juni 2026 | 17:07 WIB
Tim P2M Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar diseminasi teknologi visual di SMA Plus Putra Melati. (Dok. P2M FT UNJ)
Tim P2M Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar diseminasi teknologi visual di SMA Plus Putra Melati. (Dok.SMA Plus Putra Melati)

RADAR BOGOR - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan diseminasi teknologi visual di SMA Plus Putra Melati, Bogor, pada Rabu 17 Juni 2026. Kegiatan ini berfokus pada pelatihan pemanfaatan smartphone sebagai media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR). 

Program pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Agung Gumelar, S.Pd., M.Pd., dengan beranggotakan Prof. Dr. Basuki Wibawa, M.M., Dr. Imam Mahir, S.Pd., M.Pd., Hari Din Nugraha, S.Pd., M.Pd., dan Miftah Al Hafidz, S.Pd., M.Pd. Program ini juga melibatkan mahasiswa PTM UNJ, yaitu Andwy Putri Maharani, Ikhsan Ubaidillah, Diandra Keisha Gunadi, dan Zahwa Armeilia, serta menghadirkan pakar dari Vuforia Indonesia. 

Menurut tim P2M UNJ, diseminasi modul berbasis bukti ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada guru dalam mengemas materi ajar. Langkah ini dinilai sangat efisien karena memanfaatkan perangkat smartphone yang sudah dimiliki oleh hampir seluruh siswa dan pengajar. 

Kehadiran teknologi AR ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para guru SMA Plus Putra Melati. Melalui pemaparan dan simulasi yang interaktif, para pendidik menyadari bahwa teknologi yang selama ini ada di sekitar mereka ternyata memiliki potensi luar biasa jika diintegrasikan ke dalam pembelajaran di ruang kelas. 

Baca Juga: Arwinsyah Putra Pimpin Kadin Kota Bogor, 100 Produk UMKM Disiapkan Tembus Pasar Ekspor

"Ternyata di sekeliling kita sudah banyak menggunakan AR. Pelatihan ini sangat membantu dan membuka wawasan kami. Teknologi ini sangat mungkin (possible) diterapkan di sekolah karena bisa memudahkan anak-anak dalam membangun imajinasi mereka. Misalnya, kita tidak perlu membawa siswa ke suatu tempat atau habitat luar hanya untuk mengenalkan hewan atau tumbuhan tertentu, cukup divisualisasikan di dalam kelas menggunakan AR," ujar salah satu guru peserta pelatihan. 

Senada dengan hal tersebut, peserta lain mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan pemahman baru yang sangat konkret, khususnya untuk mata pelajaran berbasis sains. 

"Sebelumnya saya belum tahu, sekarang menjadi lebih tahu tentang manfaat AR untuk pendidikan. Teknologi ini sangat cocok digunakan di bidang sains, seperti Kimia dan Biologi, karena mampu memvisualisasikan objek tiga dimensi (3D) secara langsung. Harapan kedepannya, AR ini bisa segera diimplementasikan di kelas kami karena pasti akan sangat membantu siswa memahami materi," ungkapnya. 

Dengan adanya diseminasi modul ini, para pengajar diharapkan dapat lebih mandiri dalam mengembangkan media pembelajaran visual yang adaptif bagi siswa di masa mendatang.

Editor : Eka Rahmawati
#P2M #bogor #unj #SMA Plus Putra Melati