Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

UIKA Bogor Bentuk Jejaring Internasional Islamic Wealth Management, Gandeng 16 Institusi dari Tiga Negara

Yosep Awaludin • Jumat, 19 Juni 2026 | 12:46 WIB

UIKA Bogor menginisiasi pembentukan jaringan internasional di bidang Islamic Wealth Management dengan melibatkan 16 institusi dari tiga negara.

UIKA Bogor menginisiasi pembentukan jaringan internasional di bidang Islamic Wealth Management dengan melibatkan 16 institusi dari tiga negara.

RADAR BOGOR – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali mencatatkan capaian penting di kancah global.

Bertepatan dengan peringatan Milad ke-65, UIKA Bogor yang dikenal aktif mengembangkan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam ini, menginisiasi pembentukan jaringan internasional di bidang Islamic Wealth Management dengan melibatkan 16 institusi dari tiga negara. 

Langkah strategis tersebut menegaskan posisi UIKA Bogor sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang berperan aktif dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat dunia.

Inisiatif tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) International Network of Islamic Wealth Management Education (IN-IWME) yang menjadi puncak rangkaian kegiatan International Workshop on Teaching Wealth Management from Islamic Perspective.

Workshop internasional itu berlangsung pada 15–16 Juni 2026 di Bogor, dan terselenggara melalui kolaborasi antara Sekolah Pascasarjana serta Fakultas Agama Islam UIKA Bogor bersama sejumlah institusi internasional terkemuka.

Mitra yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini antara lain International Islamic University Malaysia (IIUM) melalui Department of Finance, Kulliyyah of Economics & Management Science, dan Centre for Islamic Economics.

Baca Juga: Intip Uniknya Kafe Ramah Anak di Bandung yang Menyediakan Playground Luas untuk Liburan Sekolah Seru

Kemudian International Institute of Islamic Economics and Finance (IIIEF), serta International Federation of Islamic Economics and Finance Institutions (FIEIF).

Penandatanganan LoI dilaksanakan pada Senin, 16 Juni 2026 atau bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah, di Kampus UIKA Bogor.

Momentum yang bersamaan dengan peringatan Tahun Baru Islam tersebut, memberikan makna tersendiri bagi lahirnya jejaring internasional baru yang diharapkan menjadi fondasi kolaborasi jangka panjang dalam pengembangan pendidikan manajemen kekayaan berbasis syariah.

Libatkan 16 Institusi dari Tiga Negara

Sebanyak 16 institusi dari Indonesia, Malaysia, dan Bahrain turut bergabung dalam pembentukan IN-IWME.

Dari Indonesia, lembaga yang menjadi bagian dari inisiatif ini meliputi UIKA Bogor, IPB University, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Institut Agama Islam SEBI, Universitas Islam Bandung (UNISBA).

Kemudian Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Perbanas Institute, Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Universitas Islam Tazkia, serta Sakinah Finance.

Sementara itu, dari Malaysia hadir International Islamic University Malaysia (IIUM), Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), dan Universiti Sains Malaysia (USM).

Adapun dari Bahrain, jejaring ini diperkuat oleh partisipasi University College of Bahrain (UCB).

Selain institusi pendidikan tinggi, Islamic Financial Planners Association (IFPA) Indonesia juga bergabung sebagai mitra dari kalangan asosiasi profesi.

Baca Juga: Intip Uniknya Kafe Ramah Anak di Bandung yang Menyediakan Playground Luas untuk Liburan Sekolah Seru

Fokus pada Pendidikan dan Riset Islamic Wealth Management

Pembentukan International Network of Islamic Wealth Management Education (IN-IWME) diarahkan untuk menciptakan kolaborasi akademik berkelanjutan di bidang pengajaran, penelitian, peningkatan kapasitas, serta pertukaran pengetahuan terkait manajemen kekayaan Islam.

Ruang lingkup kerja sama yang dibangun tidak terbatas pada Islamic Wealth Management semata.

Jejaring ini juga mencakup pengembangan keilmuan di bidang ekonomi Islam, zakat, wakaf, keuangan sosial syariah, hingga perencanaan keuangan berbasis prinsip-prinsip Islam.

Melalui forum tersebut, para anggota jaringan diharapkan dapat bersama-sama mengembangkan kurikulum yang lebih inovatif, memperkuat publikasi ilmiah lintas negara, meningkatkan kolaborasi dalam penyusunan kebijakan, serta merumuskan konsep kesejahteraan finansial berdasarkan nilai-nilai Maqasid al-Syari'ah.

UIKA Bogor Siap Jadi Pusat Pengembangan Jaringan

Sebagai penggagas terbentuknya IN-IWME, UIKA Bogor menyatakan kesiapannya untuk menjadi pusat penghubung atau hub utama dalam pengembangan jejaring internasional tersebut.

Langkah ini menunjukkan bahwa UIKA tidak hanya fokus meningkatkan kualitas akademik di tingkat lokal maupun nasional, tetapi juga berani mengambil peran strategis dalam membangun ekosistem pendidikan keuangan Islam yang inklusif dan berdaya saing global.

Kehadiran forum ini sekaligus mempertegas posisi UIKA Bogor sebagai salah satu perguruan tinggi di Bogor yang terus memperluas program dan jejaring internasionalnya.

Baca Juga: Menguji Adrenalin! Ini 4 Rekomendasi Wisata Susur Sungai Paling Eksotis Buat Body Rafting

Bagi Sekolah Pascasarjana UIKA, pencapaian tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi global, khususnya pada bidang ekonomi syariah dan Islamic Wealth Management.

Dengan lahirnya IN-IWME, UIKA Bogor tidak hanya berperan sebagai tuan rumah kegiatan internasional, tetapi juga tampil sebagai motor penggerak lahirnya jaringan pendidikan keuangan Islam lintas negara.

Inisiatif ini diyakini dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama, mulai dari pertukaran dosen dan mahasiswa, riset kolaboratif, pengembangan kurikulum bersama, hingga peningkatan reputasi institusi di tingkat internasional.

Langkah tersebut menjadi bukti bahwa dari Bogor, UIKA mampu mengambil bagian dalam membangun masa depan pendidikan Islamic Wealth Management yang lebih modern, terstruktur, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat global. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#wealth management #pendidikan #uika bogor