Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unpak Bogor Hadirkan Tracks Two Radio Swara Pakuan

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49 WIB
Siaran Tracks Two Radio Swara Pakuan mahasiswa Unpak Bogor. (Dok. Mahasiswa Unpak)
Siaran Tracks Two Radio Swara Pakuan mahasiswa Unpak Bogor. (Dok. Mahasiswa Unpak)
RADAR BOGOR – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Pakuan (Unpak), menghadirkan inovasi baru melalui Tracks Two Radio Swara Pakuan.

Radio kampus ini dikembangkan menjadi media multiplatform yang memadukan siaran audio, tayangan visual, serta interaksi digital dalam satu sistem terpadu.
 
Kini, keberadaan radio kampus tidak lagi hanya mengandalkan siaran suara. Konsep baru ini mampu memberikan pengalaman yang lebih lengkap, baik bagi narasumber maupun pendengar yang mengikuti siaran.

Baca Juga: 43 Gerai Koperasi Merah Putih di Bogor Sudah Rampung, Target Pembangunan Capai 189 Unit
 
Inovasi tersebut mendapat apresiasi khusus dari gitaris sekaligus vokalis band Morfem, Pandu Fuzztoni, yang menjadi narasumber dalam salah satu program siaran.

Menurutnya, langkah ini membuktikan radio mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan perubahan cara masyarakat mengonsumsi informasi.
 
Keberanian mahasiswa mengembangkan sistem siaran multiplatform dinilai sebagai wujud kemampuan generasi muda dalam memahami arah perkembangan industri media digital. Konsep ini dianggap menarik dan sangat sesuai dengan kebiasaan audiens saat ini.
 
“Saya melihat ini bukan lagi radio dalam pengertian konvensional. Mahasiswa berhasil menghadirkan pengalaman baru; siaran tidak hanya bisa didengar, tapi juga dapat ditonton secara langsung,” ujar Pandu.

Perluas Jangkauan Melalui Voice of Global

Tak hanya mendatangkan narasumber dari kalangan musisi nasional, Tracks Two Radio Swara Pakuan juga memperluas jangkauan hingga ke tingkat internasional melalui program bertajuk Voice of Global. Program ini menghadirkan pembicara dari berbagai negara di dunia.
 
Salah satunya adalah Ryan Hidayat, alumni Teknik Elektro STTNAS angkatan 2015 yang kini melanjutkan studi Magister Electrical Power Engineering di University of Edinburgh, Skotlandia.

Dalam siaran tersebut, Ryan berbagi pengalaman mengenai kehidupan akademik di luar negeri, tantangan beradaptasi dengan lingkungan baru, hingga strategi mendapatkan beasiswa internasional.
 
Kepala Produksi Tracks Two Radio Swara Pakuan, Azka Naufal, menyatakan kehadiran narasumber dari luar negeri menjadi pengalaman berharga sekaligus bukti kemampuan tim dalam mengelola siaran lintas wilayah.
 
“Menghadirkan narasumber dari tingkat nasional hingga terhubung langsung dengan narasumber di Skotlandia menjadi tantangan yang berhasil kami jawab bersama tim mahasiswa,” ungkapnya.
 
Azka menjelaskan, program ini dirancang untuk menunjukkan radio masih memiliki ruang berkembang di tengah transformasi digital. Dengan sistem baru ini, radio tidak lagi hanya didengar, tetapi juga memungkinkan interaksi dua arah dan penayangan langsung proses siaran.
 
“Selain sesi wawancara, kami juga menyajikan beragam konten lain seperti tangga lagu, rangkuman berita seputar Kota Bogor, serta informasi edukatif. Semua ini menjadi bagian dari pembelajaran yang berbasis praktik langsung,” jelasnya.
 
Ia berharap, keberadaan program ini dapat membuktikan radio kampus mampu menjadi ruang kreativitas, kolaborasi, dan inovasi yang menjangkau audiens lebih luas. Dari Bogor, mereka menghadirkan siaran yang memadukan musik, informasi, hingga wawasan berskala global dalam satu platform media modern.
 
Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah, Mey Cresentya Rahail, menyebut proyek ini merupakan bentuk penerapan pembelajaran yang mengintegrasikan kemampuan berkomunikasi, teknik penyiaran, produksi konten, hingga pemanfaatan teknologi digital.
 
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga menghasilkan karya nyata yang dapat diakses dan dinikmati oleh masyarakat luas.
 
“Mereka membuktikan bahwa radio tetap relevan sepanjang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan audiens masa kini,” pungkasnya. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#Tracks Two Radio Swara Pakuan #bogor #Unpak