RADAR BOGOR – Kabar baik bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kota Bogor bersama Sekolah Vokasi Universitas Pakuan (Unpak) menghadirkan program beasiswa penuh yang menanggung biaya kuliah mahasiswa hingga wisuda.
Program tersebut kini memasuki tahap seleksi wawancara yang digelar di Sekolah Vokasi Unpak Bogor, Kamis, 25 Juni 2026. Sebanyak 78 siswa mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan kuota awal sekitar 20 hingga 25 penerima beasiswa pada angkatan pertama.
Ketua APSAI Kota Bogor, Deswaty Diningsih, menjelaskan program ini merupakan bentuk komitmen APSAI dalam mendukung masa depan anak-anak Indonesia, khususnya mereka yang memiliki prestasi akademik namun terkendala kondisi ekonomi.
Baca Juga: Progres 76 Persen, Sekolah Rakyat Jasinga Bogor Ditargetkan Beroperasi Saat Tahun Ajaran Baru
Menurutnya, beasiswa diberikan kepada siswa yang memiliki kemampuan akademik baik, dibuktikan dengan prestasi selama sekolah, serta berasal dari keluarga kurang mampu yang memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Selain itu, calon penerima juga diwajibkan memiliki tekad kuat untuk melanjutkan pendidikan hingga lulus. Komitmen tersebut nantinya akan dituangkan dalam perjanjian resmi antara penerima dan pemberi beasiswa.
“Penerima beasiswa harus benar-benar serius menjalani pendidikan dan menyelesaikan kuliahnya hingga tuntas,” ujar Deswaty.
Baca Juga: Tampil Impresif Bersama Malut United, Tyronne Del Pino jadi Incaran Persita
Melalui program ini, APSAI berharap semakin banyak anak berprestasi yang tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi meski menghadapi keterbatasan ekonomi.
Program tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian dunia usaha terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sementara itu, Dekan Sekolah Vokasi Universitas Pakuan, Dr. Lia Dahlia Iryani, menjelaskan kerja sama dengan APSAI merupakan program baru yang dirancang untuk menjaring lulusan terbaik dari berbagai SMK di Kota dan Kabupaten Bogor.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Nasi Goreng Merah di Jakarta, Rasanya Gurih dan Rempahnya Juara
Proses seleksi diawali melalui Tes Potensi Akademik (TPA) yang dilaksanakan di sejumlah sekolah. Peserta yang lolos kemudian mengikuti wawancara sebagai tahapan akhir sebelum penentuan penerima beasiswa.
“Hasil wawancara akan dievaluasi bersama APSAI untuk menentukan peserta yang berhak menerima beasiswa penuh,” jelas Lia.
Beasiswa tersebut mencakup pembiayaan pendidikan hingga mahasiswa menyelesaikan masa studi. Adapun program studi yang dapat dipilih meliputi D3 Manajemen Pajak, D3 Manajemen Informatika, D3 Teknik Komputer, serta D4 Kecerdasan Buatan dan Robotika.
Baca Juga: Hadapi Selandia Baru di Grup G Piala Dunia 2026, Belgia Wajib Menang Demi Tiket ke 32 Besar
Lia menambahkan, kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha menjadi langkah penting dalam menciptakan lulusan yang siap kerja.
Selain bantuan biaya kuliah, sinergi tersebut juga membuka peluang praktik kerja dan pengalaman industri yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Melalui program ini, APSAI dan Unpak berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya berpendidikan tinggi, tetapi juga memiliki kompetensi yang mampu bersaing di era digital dan industri masa depan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga