Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sekolah Rakyat Jasinga Bogor Mulai Disosialisasikan, Disiapkan Tampung Hingga 1.000 Siswa

Abilly Muhamad • Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB
Dinsos Kabupaten Bogor saat menggelar sosialisasi Sekolah Rakyat di Jasinga. Foto: Dinsos for Radar Bogor.
Dinsos Kabupaten Bogor saat menggelar sosialisasi Sekolah Rakyat di Jasinga. Foto: Dinsos for Radar Bogor.

RADAR BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Sosial (Dinsos) mulai mensosialisasikan program Sekolah Rakyat Jasinga kepada masyarakat. 

Sosialisasi Sekolah Rakyat digelar di Aula Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan setempat.

Kepala Dinsos Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Baca Juga: Motor Hantam Angkot Bogor Parkir di Tajur, Pengendara Dilarikan ke Rumah Sakit

“Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan dengan memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera,” ujarnya, Kamis, 25 Juni 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Dinsos memaparkan berbagai aspek terkait Sekolah Rakyat, mulai dari konsep pendidikan, mekanisme pelaksanaan, sasaran penerima manfaat, hingga rencana pengembangan program ke depan.

Farid menuturkan, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Jasinga saat ini masih berlangsung. Sementara itu, proses pembelajaran telah berjalan melalui sekolah rintisan yang beroperasi di wilayah Ciseeng dan Cibinong.

Baca Juga: Bansos Beras 10 Kg Lanjut Juli 2026? Berikut Penjelasannya

Nantinya, para siswa yang saat ini mengikuti kegiatan belajar di sekolah rintisan akan dipindahkan ke kompleks Sekolah Rakyat permanen di Jasinga setelah pembangunan selesai.

Sekolah Rakyat Jasinga dirancang memiliki kapasitas besar dengan daya tampung hingga 1.000 siswa. Program ini diprioritaskan bagi anak-anak usia sekolah yang berasal dari keluarga kategori Desil 1 dan Desil 2 atau kelompok ekonomi paling rentan.

Farid menegaskan, program tersebut tidak menggunakan sistem pendaftaran terbuka. Sebaliknya, pemerintah melakukan penjangkauan langsung kepada keluarga sasaran untuk memastikan anak-anak yang membutuhkan mendapatkan akses pendidikan.

Baca Juga: Sensasi Glamping di Atas Awan, Desa Wisata di Bogor Ini Mendunia Lewat Eco Tourism

“Pendekatannya bukan melalui pendaftaran umum, melainkan penelusuran langsung kepada keluarga yang masuk kategori penerima manfaat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sipak, Agung Suryadinata, menyambut baik kehadiran Sekolah Rakyat di wilayahnya. Menurutnya, program tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kesejahteraan keluarga.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan daerah. Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi kebanggaan bagi masyarakat dan diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan,” katanya.

Baca Juga: Bansos Beras Cair Lagi, BPNT Tahap 3 Berpotensi Dipercepat

Selain memperluas akses pendidikan, keberadaan Sekolah Rakyat juga diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Jasinga serta wilayah sekitarnya.

Dengan kapasitas besar dan fasilitas pendidikan yang terus dipersiapkan, Sekolah Rakyat Jasinga diharapkan menjadi salah satu pusat pengembangan generasi muda yang mampu menciptakan peluang masa depan lebih baik bagi keluarga kurang mampu di Kabupaten Bogor.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #jasinga #Sekolah Rakyat