RADAR BOGOR – Keberhasilan Aisha Calista Permata lolos sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 tidak terlepas dari karakter disiplin dan kerja keras yang telah dibangun sejak lama.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan SMAN 1 Cileungsi, Farida Budiningsih.
Farida mengatakan, Aisha memang telah mengenal dunia Paskibraka sejak masih duduk di bangku SMP. Bahkan, ia diterima sebagai siswa SMAN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor melalui jalur prestasi Paskibraka.
Menurutnya, selama menjadi anggota ekstrakurikuler Paskibraka di sekolah, Aisha dikenal sebagai sosok yang aktif, disiplin, dan tidak pernah absen mengikuti latihan. Semangatnya semakin terlihat ketika membuka pendaftaran seleksi Paskibraka tingkat Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Dari Sawah ke Meja Makan, Strategi Polresta Bogor Kota Jaga Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga
"Begitu ada informasi mengenai seleksi tingkat kabupaten, Aisha sangat mempersiapkan diri. Kami juga memberikan latihan secara kontinu dan mengadakan seleksi internal untuk menentukan perwakilan sekolah," ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat, 26 Juni 2026.
Selain pembinaan, pihak sekolah juga memberikan dukungan penuh agar Aisha dapat fokus menjalani seluruh tahapan seleksi. Bentuk dukungan tersebut berupa dispensasi akademik, kelonggaran dalam penyelesaian tugas, hingga penyesuaian jadwal belajar selama mengikuti seleksi.
Ia menambahkan, sekolah juga meningkatkan intensitas latihan menjelang seleksi. Jika biasanya latihan Paskibraka dilaksanakan satu kali dalam sepekan, menjelang seleksi para anggota mendapatkan tambahan latihan sebagai bentuk persiapan menghadapi tahapan di tingkat Kabupaten Bogor.
Farida mengaku bangga atas prestasi yang diraih Aisha. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi pencapaian istimewa karena SMAN 1 Cileungsi kembali memiliki wakil yang lolos hingga tingkat nasional setelah terakhir kali mencatat prestasi serupa pada 2007.
"Tentu saja kami sangat bangga dan senang dengan apa yang sudah dicapai Aisha, ini merupakan prestasi yang luar biasa dan semoga menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya," ungkapnya.
Lebih dari sekadar berprestasi di bidang Paskibraka, Farida menilai Aisha juga mampu menjaga prestasi akademiknya. Meski kerap mengikuti latihan dan seleksi, Aisha tetap aktif dalam kegiatan belajar mengajar, disiplin mengerjakan tugas, serta tidak pernah mendapat catatan pelanggaran di sekolah.
"Selama ini Aisha tidak pernah terlambat mengumpulkan tugas. Anak ini juga aktif dalam pembelajaran, ramah, santun, disiplin, dan bertanggung jawab. Saya sebagai Wakasek Kesiswaan juga tidak pernah menerima laporan mengenai pelanggaran yang dilakukan Aisha," tuturnya.
Ia berharap keberhasilan Aisha menjadi Calon Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026 dapat menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya untuk terus berprestasi dan berani mengharumkan nama sekolah, Kabupaten Bogor, hingga Indonesia. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati