RADAR BOGOR – Hari Jadi Kabupaten Bogor (HJB) ke-544 menjadi momentum yang dimaknai secara berbeda oleh PT Global Edutama Solution (PT GES) bersama PGRI Cabang Tajurhalang.
Alih-alih sekadar merayakan dengan kegiatan seremonial, keduanya menghadirkan sebuah "hadiah" bagi dunia pendidikan berupa Gerakan Literasi Pendidikan melalui penyelenggaraan Talk Show Pendidikan dan Bedah Buku Anak Cerdas Tanpa Kehilangan Akhlak.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung BJB Lantai 3, Cibinong, itu diikuti 175 kepala sekolah dan guru SD se-Kecamatan Tajurhalang.
Forum tersebut menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi profesi guru, dunia usaha, praktisi pendidikan, psikolog dan penulis dalam merumuskan langkah bersama membangun pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kokoh dalam karakter.
Mengusung tema "Dari Halaman Buku Menuju Perubahan: Refleksi Pendidikan, Inspirasi Literasi dan Gerakan untuk Masa Depan," kegiatan ini menjadi salah satu kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia Kabupaten Bogor melalui penguatan budaya literasi dan pendidikan karakter.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pendidikan Kabupaten Bogor
Sesi Talk Show Pendidikan menghadirkan narasumber dari berbagai unsur yang memiliki perhatian besar terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Jelajah Alam BNR, Ribuan Peserta Ikuti Era Trail Run di Bogor
Yakni: H. Wasto, S.Hut., M.Pd., Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor; Dr. Rusliandy, S.STP., M.Si., M.E., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang diwakili oleh pejabat Dinas Pendidikan; Amsohi, S.Pd., M.M.
Kemudian Ketua PGRI Kabupaten Bogor; serta H. Irvan Baihaqi Tabrani, S.E., M.E., Komisaris Utama PT Global Edutama Solution.
Diskusi berlangsung dinamis dengan mengangkat berbagai isu strategis, mulai dari peningkatan mutu pendidikan, penguatan peran guru, kesehatan psikologis peserta didik, hingga pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga dan masyarakat dalam membentuk generasi masa depan Kabupaten Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, H. Irvan Baihaqi Tabrani menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas manusia yang dihasilkan melalui dunia pendidikan.
"Hari Jadi Kabupaten Bogor adalah momentum untuk memberikan manfaat yang nyata. Kami meyakini bahwa investasi terbaik bagi daerah adalah membangun manusia melalui pendidikan, budaya literasi dan penguatan karakter. Karena itu PT GES memilih menghadirkan kontribusi yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan, konsultasi dan penerbitan, PT GES berkomitmen menjadi mitra strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor.
Mengembalikan Akhlak sebagai Fondasi Pendidikan
Setelah sesi talk show, kegiatan dilanjutkan dengan Bedah Buku Anak Cerdas Tanpa Kehilangan Akhlak yang menghadirkan Isranto Miraji, S.Psi., M.M., Ketua House of Psychology Counseling (Rumah KOPPI); Mohamad Toha, S.Pd.I., penulis buku; dan Eka Wardana, M.Pd., penulis dan prakƟsi pendidikan.
Diskusi mengupas berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan di era digital, mulai dari menurunnya interaksi dalam keluarga, meningkatnya pengaruh media digital terhadap anak, hingga penƟngnya membangun sinergi antara orang tua dan sekolah.
Dalam pemaparannya, Mohamad Toha menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari Ɵngginya nilai akademik, tetapi juga dari kemampuan anak menjadi pribadi yang jujur, bertanggung jawab, berempaƟ dan memiliki akhlak mulia.
"Anak-anak kita membutuhkan ilmu pengetahuan untuk menghadapi masa depan, tetapi mereka juga membutuhkan akhlak sebagai kompas dalam menggunakan ilmu tersebut. Pendidikan terbaik adalah pendidikan yang mampu melahirkan anak cerdas tanpa kehilangan akhlaknya," ungkap Mohamad Toha.
Sementara itu, Isranto Miraji menyoroƟ penƟngnya kesehatan psikologis anak sebagai bagian yang tdak terpisahkan dari proses pendidikan.
Menurutnya, lingkungan keluarga yang harmonis dan sekolah yang mendukung akan membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara emosional dan sosial.
Penulis dan praktisi pendidikan Eka Wardana menambahkan bahwa budaya literasi harus terus diperkuat agar peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Buku Pertama dari Seri Parenting PT GES
Momentum bedah buku ini juga menjadi bagian dari pengenalan buku "Anak Cerdas Tanpa Kehilangan Akhlak", karya Mohamad Toha, S.Pd.I., yang diterbitkan oleh PT Global Edutama SoluƟon (PT GES).
Buku tersebut merupakan buku pertama dari seri parenting yang diterbitkan PT GES sebagai upaya menghadirkan bacaan yang relevan bagi orang tua, guru, dan pemerhati pendidikan dalam memperkuat pendidikan karakter di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Melalui penerbitan buku ini, PT GES menegaskan komitmennya untuk terus mendukung tumbuhnya budaya literasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Gerakan Literasi Dimulai dari Keluarga
Ketua PGRI Kabupaten Bogor, Amsohi, S.Pd., M.M., mengapresiasi sinergi yang terbangun dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan membutuhkan kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, organisasi profesi, dunia usaha maupun masyarakat.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga budaya literasi dan pendidikan karakter semakin mengakar di lingkungan sekolah dan keluarga.
Sebagai penutup, PT Global Edutama SoluƟon memperkenalkan inisiaƟf GES Family Literacy Movement dengan tagline Membangun Indonesia Dimulai dari Mendidik Keluarga.
Gerakan ini menjadi komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung penguatan literasi keluarga, peningkatan kapasitas orang tua dan guru, serta pembentukan generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter dan berakhlak mulia.
Di usia Kabupaten Bogor yang ke-544, hadiah terbaik bukan hanya pembangunan yang terlihat secara fisik, tetapi juga hadirnya ikhƟar bersama untuk membangun manusia.
Dari Aula Gedung BJB Lantai 3, Cibinong, semangat itu bergema melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, praktisi pendidikan dan PT Global Edutama SoluƟon.
Sebuah langkah nyata agar Kabupaten Bogor terus melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus kokoh dalam akhlak. (***)
Editor : Yosep Awaludin