RADAR BOGOR – Sekolah Alam Ciomas (SACI) menggandeng Ikatan Guru Anak Istimewa (KAGUME) untuk memperkuat penerapan pendidikan inklusif melalui workshop bertema "Menciptakan Sekolah Inklusi melalui Kolaborasi dan Kepedulian", Rabu, 8 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kampus Sekolah Alam Ciomas, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor tersebut diikuti seluruh fasilitator SACI. Workshop menghadirkan Ketua KAGUME, Ari Hakiki, sebagai narasumber.
Workshop bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas para fasilitator dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah, inklusif, serta mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus.
Baca Juga: Masa Jabatan 227 Kepala Desa di Kabupaten Bogor Segera Berakhir
Ketua KAGUME, Ari Hakiki, mengatakan pendidikan inklusif berangkat dari keyakinan setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.
Menurutnya, setiap anak memiliki potensi yang berbeda sehingga sekolah harus mampu menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan masing-masing.
"Tugas sekolah bukan menyeragamkan kemampuan mereka, tetapi menghadirkan lingkungan belajar yang mampu mengakomodasi perbedaan itu sehingga setiap anak dapat berkembang sesuai potensinya," ujarnya.
Ari menambahkan, keberhasilan sekolah inklusi sangat bergantung pada kolaborasi seluruh warga sekolah, mulai dari guru, orang tua, hingga lingkungan sekitar.
"Guru tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan kolaborasi, kepedulian, dan komitmen bersama agar sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua anak tanpa terkecuali," katanya.
Melalui sesi diskusi, berbagi praktik baik, dan penguatan strategi pembelajaran inklusif, para fasilitator diajak memahami berbagai pendekatan yang dapat diterapkan sesuai karakter dan kebutuhan masing-masing peserta didik.
Ia berharap, penguatan kapasitas fasilitator melalui workshop tersebut dapat mendorong lahirnya budaya sekolah yang menjunjung tinggi kepedulian, kesetaraan, serta memberikan kesempatan belajar yang sama bagi setiap anak tanpa memandang perbedaan kemampuan maupun kebutuhannya. (uma)
Editor : Eka Rahmawati