Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

3.368 Siswa Kota Bogor Dapat Bantuan Biaya Pendidikan, Mayoritas dari SMK

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 15 Juli 2026 | 22:03 WIB
Ilustrasi: Siswa SMA di Kota Bogor.(Dok. Humas Pemkot Bogor)
Ilustrasi: Siswa SMA di Kota Bogor.(Dok. Humas Pemkot Bogor)

RADAR BOGOR – Pemerintah Kota Bogor mengalokasikan Bantuan Sosial Biaya Pendidikan (BSM) bagi 3.368 pelajar pada Tahun Anggaran 2026. Program tersebut ditujukan untuk membantu peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

Untuk mendukung pelaksanaan program itu, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp3,96 miliar yang disalurkan kepada siswa dari 98 sekolah jenjang pendidikan menengah di Kota Bogor.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Bogor, Aep Saefulloh, menjelaskan bahwa proses pengajuan bantuan telah dilakukan sejak 2025 melalui masing-masing sekolah. Setelah melalui tahapan administrasi, pencairan dana mulai dilaksanakan pada Januari 2026.

Aep menerangkan bahwa usulan BSM diajukan oleh peserta didik melalui sekolah pada periode 1 Januari hingga 31 Maret 2025. Seluruh permohonan kemudian diproses sebagai dasar penetapan penerima bantuan pada tahun anggaran berikutnya.

“Pada tahun 2025, peserta didik melalui sekolah masing-masing mengajukan proposal permohonan bantuan BSM, pengusulan mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2025,” kata Aep.

Berdasarkan Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 7 Tahun 2024, setiap siswa dapat mengajukan bantuan dengan nilai maksimal Rp1,5 juta. Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi calon penerima adalah melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Data penyaluran menunjukkan bahwa siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi penerima bantuan terbanyak. Sebanyak 2.968 siswa yang berasal dari 73 SMK memperoleh BSM dengan total anggaran sekitar Rp3,49 miliar.

Sementara itu, bantuan untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) disalurkan kepada 309 siswa dari 18 sekolah dengan nilai mencapai Rp370,8 juta. Adapun pada tingkat Madrasah Aliyah (MA), sebanyak 91 siswa dari tujuh lembaga pendidikan menerima bantuan dengan total anggaran Rp105,6 juta.

Secara keseluruhan, program BSM Tahun Anggaran 2026 menjangkau 98 satuan pendidikan dengan jumlah penerima sebanyak 3.368 siswa. Total dana yang dialokasikan untuk program tersebut mencapai Rp3.969.800.000.

Menurut Aep, bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban biaya pendidikan yang dihadapi keluarga kurang mampu sekaligus menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menekan angka putus sekolah di Kota Bogor.

Ia menambahkan bahwa proses penyaluran dana telah berlangsung sejak Januari 2026. Hingga pertengahan Juli, realisasi pencairan anggaran tercatat telah mencapai 27,14 persen.(uma)

Editor : Eka Rahmawati
bogor smk siswa bantuan pendidikan