RADAR BOGOR - SDIT QA Baitussalaam Kota Bogor mengemas Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan konsep berbeda. Selama tiga hari, mulai Rabu, 15 Juli 2026 hingga Jumat, 17 Juli 202, siswa baru diajak mengenal lingkungan sekolah melalui perpaduan pembelajaran sains, ibadah, dan pendidikan karakter.
Mengusung tema "Petualangan Ilmuwan Cilik Muslim. Menjelajah, Belajar, dan Menemukan Kebesaran Allah", kegiatan MPLS dirancang agar peserta didik memahami bahwa ilmu pengetahuan menjadi salah satu jalan untuk mengenal kebesaran Allah SWT.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan Literasi SDIT QA Baitussalaam, Nusaibah Rahmani mengatakan, MPLS tahun ini tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun rasa ingin tahu, karakter islami, serta semangat belajar sejak hari pertama.
Baca Juga: Pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijurey Ditarget Selesai Akhir 2027, Bupati Bogor Dorong Percepatan
"Setiap ilmu yang dipelajari diharapkan dapat membawa anak-anak semakin mengenal kebesaran Allah. Kami ingin mereka merasa sekolah adalah tempat belajar yang menyenangkan sekaligus membentuk akhlak," ujarnya.
Pada hari pertama, siswa mengikuti Science Show bertema Misi Roket Ilmuwan Muslim bersama Rumah Science Qur'an. Mereka dikenalkan pada kisah ilmuwan muslim, mengamati berbagai fenomena sains, hingga menyaksikan eksperimen sederhana. Setelah itu, peserta diajak berkeliling sekolah melalui kegiatan Tour Class untuk mengenal berbagai fasilitas belajar.
Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan penyambutan peserta didik, dilanjutkan shalat dhuha berjamaah. Khusus siswa kelas 1, sekolah juga diberikan pembelajaran praktik wudhu dan shalat dhuha sebagai pembiasaan ibadah sejak dini.
Selanjutnya, kepala sekolah memperkenalkan seluruh guru dan tenaga kependidikan kepada peserta didik. Anak-anak kemudian membuat Pohon Kebaikan sebagai media menanamkan komitmen menjalankan amal saleh dalam kehidupan sehari-hari sebelum mengakhiri kegiatan dengan sesi foto bersama.
Pada hari terakhir, seluruh siswa mengikuti shalat dhuha dan senam pagi. Peserta didik level 1 hingga 3 mengunjungi Booth After School Activity (ASA) untuk mengenal berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Sementara siswa level 4 hingga 6 mengikuti presentasi dari tim ASA mengenai pengembangan minat dan bakat.
Rangkaian MPLS ditutup dengan pemutaran video inspiratif Penemu Roda Bergigi by Rico dan kegiatan membuat Jaring Persahabatan sebagai simbol pentingnya membangun ukhuwah di lingkungan sekolah.
Nusaibah berharap sinergi antara sekolah dan orang tua terus terjalin dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
"Kami berharap perjalanan belajar ini menjadi langkah awal untuk melahirkan generasi yang saleh, cerdas, kreatif, serta memiliki semangat belajar dan berkarya demi memberikan manfaat bagi umat," tutupnya. (uma)
Editor : Eka Rahmawati