Epson Kenalkan Smart Classroom Berbasis AI, Hadirkan Solusi Pembelajaran Interaktif untuk Sekolah

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 12:57 WIB
Epson bersama Disdikpora DIY menggelar seminar.
Epson bersama Disdikpora DIY menggelar seminar.

RADAR BOGOR – Transformasi digital di dunia pendidikan terus menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk sektor industri teknologi.

Untuk mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih modern, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, PT Epson Indonesia berkolaborasi dengan Disdikpora DIY serta Balai Tekkomdik menggelar seminar bertema "Membangun Kelas Digital Melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Teknologi Interaktif."

Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam mempercepat implementasi konsep Smart Classroom di sekolah-sekolah, sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih efektif.

Seminar diikuti oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan dari berbagai satuan pendidikan di Yogyakarta.

Para peserta memperoleh wawasan mengenai penerapan teknologi digital yang mampu menciptakan pengalaman belajar lebih kolaboratif, menarik, serta berpusat pada kebutuhan peserta didik.

Acara dibuka oleh Pelaksana Tugas Kepala Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik) DIY, Drs. Raden Suci Rahmadi, M.I.P., yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendorong kemajuan pendidikan berbasis teknologi.

Baca Juga: Sidak MBG di SDN Bantarjati 9 Kota Bogor, Kepala BGN Sudaryono Siapkan Modul Edukasi Gizi

Menurutnya, transformasi pendidikan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri agar inovasi teknologi benar-benar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

"Modernisasi pendidikan hanya dapat berjalan optimal apabila seluruh pemangku kepentingan saling bekerja sama. Kemitraan seperti ini menjadi langkah konkret untuk menghadirkan sistem pembelajaran yang lebih inovatif sekaligus membekali peserta didik dengan kompetensi yang relevan di era digital," ujarnya.

Seiring pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), teknologi visual, dan konsep Smart Classroom, pemanfaatan teknologi kini telah menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan modern.

Kehadiran berbagai inovasi tersebut memungkinkan guru menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, meningkatkan kolaborasi di kelas, sekaligus mendorong partisipasi aktif siswa.

Sebagai perusahaan yang fokus pada solusi teknologi pendidikan, PT Epson Indonesia memperkenalkan berbagai perangkat visual yang dirancang untuk membantu sekolah menciptakan ruang belajar yang lebih efektif, inklusif, dan nyaman.

Beragam solusi yang ditampilkan meliputi proyektor layar lebar agar materi pembelajaran dapat terlihat jelas dari seluruh sudut kelas, Epson Educart yang memudahkan mobilitas perangkat pembelajaran antar-ruangan, hingga proyektor interaktif Ultra Short Throw yang memungkinkan guru maupun siswa berinteraksi langsung di layar menggunakan pena digital maupun sentuhan jari.

Head of Corporate & Government Sales PT Epson Indonesia, Zanipar S.A. Siadari, mengatakan konsep Smart Classroom tidak sekadar menghadirkan perangkat teknologi ke ruang kelas, tetapi bagaimana teknologi tersebut mampu meningkatkan kualitas pengalaman belajar setiap peserta didik.

"Bagi kami, Smart Classroom bukan hanya soal penggunaan perangkat digital, melainkan bagaimana teknologi mampu menciptakan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh siswa," tuturnya.

"Ketika materi dapat dilihat dengan jelas, interaksi di kelas meningkat, dan siswa lebih mudah memahami pelajaran, maka teknologi telah memberikan manfaat yang sesungguhnya. Inilah komitmen kami dalam mendukung transformasi pendidikan yang berkelanjutan di Indonesia," katanya.

Pada sesi bertajuk "Menciptakan Ruang Belajar yang Atraktif dan Interaktif melalui Teknologi Visual Terkini dalam Mendukung Digitalisasi Pendidikan," Epson membagikan berbagai praktik terbaik dalam membangun ruang kelas digital.

Baca Juga: Resep Tempe Mendoan Khas Banyumas, Tekstur Basah, Kenyal, dan Wangi dengan Sambal Kecap

Materi yang disampaikan mencakup strategi penataan ruang belajar, pemanfaatan media pembelajaran interaktif, hingga pemilihan teknologi visual yang sesuai untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar.

Tak hanya menyampaikan materi, Epson juga menggelar demonstrasi langsung berbagai solusi Smart Classroom yang dipandu oleh Hesti Astina, Product Marketing Manager Visual Instrument PT Epson Indonesia.

Melalui simulasi tersebut, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi visual dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari untuk meningkatkan keterlibatan siswa sekaligus membantu guru menyampaikan materi secara lebih menarik dan efisien.

Sementara itu, Oki Pambudi, S.Pd., M.Pd., Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) Balai Tekkomdik Disdikpora DIY, memaparkan pemanfaatan Artificial Intelligence dalam dunia pendidikan.

Ia menjelaskan bahwa AI perlu dimanfaatkan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab sebagai alat pendukung proses pembelajaran, tanpa menggantikan peran guru sebagai fasilitator utama dalam membimbing peserta didik.

Dalam kesempatan tersebut, Epson juga memperkenalkan berbagai produk yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sekolah.

Di antaranya proyektor 3LCD seri EB-E600 dan EB-X600 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 53 persen, proyektor EB-W56S Short Throw, proyektor interaktif laser EB-770Fi.

Baca Juga: Setetes Darah Sejuta Harapan, SMAIT Al-Madinah Bogor Bersama PMI Gelar Donor Darah Tahunan

Kemudian printer EcoTank A4 dan A3, scanner dokumen seri ES-C330, ES-C320W, ES-C380W, hingga proyektor laser EB-PU2220B berkecerahan 20.000 lumen yang ditujukan untuk auditorium maupun ruang pertemuan berkapasitas besar.

Melalui kolaborasi bersama Balai Tekkomdik DIY, Epson berharap semakin banyak sekolah di Indonesia yang mampu mengadopsi teknologi pembelajaran sesuai kebutuhan masing-masing.

Sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan pelaku industri dinilai menjadi fondasi penting dalam mempercepat digitalisasi pendidikan sekaligus mewujudkan ekosistem Smart School yang inovatif dan berkelanjutan di Indonesia. (***)

Editor : Yosep Awaludin
seminar epson transformasi digital