RADAR BOGOR – Penguatan kompetensi guru menjadi salah satu fokus dalam penerapan pendidikan inklusif di sekolah. Hal ini dilakukan Ikatan Guru Anak Istimewa (KAGUME) melalui pendampingan di SD IT Al Istiqomah Tangerang, Sabtu, 25 Juli 2026.
Pendampingan KAGUME ke SD IT Al Istiqomah tersebut bertujuan memperkuat kesiapan sekolah dalam memberikan layanan pendidikan yang dapat mengakomodasi keberagaman kebutuhan peserta didik.
Kegiatan dipandu Dede Nur Afro, salah satu pengurus KAGUME sekaligus praktisi pendidikan inklusi. Dalam pendampingan tersebut, Dede membagikan pengalaman dan praktik baik dalam penerapan pendidikan inklusif di lingkungan sekolah.
Ada tiga fokus utama dalam pendampingan KAGUME. Pertama, penguatan kompetensi guru dalam memahami dan menerapkan pendidikan inklusif. Kedua, pendampingan layanan bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
“Ketiga, penyusunan pembelajaran yang adaptif sesuai kebutuhan peserta didik,” kata Dede.
Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya KAGUME mendorong sekolah agar memiliki pemahaman dan kesiapan yang lebih baik dalam memberikan layanan kepada peserta didik dengan kebutuhan yang beragam.
Baca Juga: Kost Eksklusif 5 Menit dari IPB Bogor Jadi Buruan, Full Furnished hingga Sarapan Gratis Setiap Hari
Melalui penguatan kapasitas guru, layanan bagi peserta didik berkebutuhan khusus diharapkan dapat berjalan lebih terarah. Pembelajaran juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing peserta didik.
Dede mengatakan KAGUME terus mendorong semangat “semangat, bergerak, berdampak” dalam menjalankan berbagai kegiatan pendampingan pendidikan inklusif di sekolah.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga