231 Mahasiswa FAI UIKA Bogor Lulus, Dekan Tekankan Kejujuran dan Pengabdian untuk Masyarakat

Muhammad Ali • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:23 WIB
Penyerahan Surat Keterangan Lulus di Yudisium FAI UIKA Bogor, Sabtu, 25 Juli 2026. Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor
Penyerahan Surat Keterangan Lulus di Yudisium FAI UIKA Bogor, Sabtu, 25 Juli 2026. Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor

RADAR BOGOR – Sebanyak 231 mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor resmi mengikuti Yudisium Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Prof. Abdullah Sidiq.

Prosesi tersebut menjadi penanda berakhirnya masa studi para mahasiswa sekaligus awal perjalanan mahasiswa FAI UIKA Bogor mengabdikan ilmu kepada masyarakat.

Para calon wisudawan menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) sebagai simbol kelulusan. Mahasiswa UIKA Bogor yang lulus itu berasal dari delapan program studi.

Baca Juga: Beli Furniture Olymplast di Sinar Sari Furniture Bogor Bisa Dapat Voucher Belanja hingga Rp125 Ribu

Yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Hukum Keluarga Islam (HKI), Ekonomi Syariah (ESY), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), Manajemen Haji dan Umrah (MHU), serta Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT).

Acara turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Maemunah Sa’diyah, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Dakwah Hambari, serta Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun (YPIKA) Bogor, Didi Hilman.

Dekan FAI UIKA Bogor, Prof. Dr. Imas Kania Rahman, mengingatkan para lulusan agar tidak hanya mengandalkan prestasi akademik, tetapi juga menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

Baca Juga: Stadion Pakansari Bogor Siap Bergemuruh! Timnas Indonesia Tantang Kamboja di Piala ASEAN Hyundai

"Jadilah hamba Allah yang terbaik semampunya dan terus berjuang mengikuti sunnah Rasulullah SAW," ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu, 25 Juli 2026.

Selain itu, Prof. Imas menilai kesuksesan juga ditentukan oleh kedisiplinan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ia mengajak para lulusan membangun kebiasaan positif, seperti menjaga pola hidup sehat, menghindari begadang, serta membiasakan bangun sebelum waktu Subuh.

Menurutnya, kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten akan membentuk karakter yang kuat dan menjadi bekal menghadapi tantangan di masa depan.

Baca Juga: 6.396 RTLH di Kabupaten Bogor Dibedah, Kuota BSPS Melonjak Hampir 5 Kali Lipat

Tak hanya itu, ia menekankan bahwa ilmu yang diperoleh selama kuliah harus dibarengi dengan kejujuran dan integritas. Tanpa kedua hal tersebut, prestasi akademik tidak akan memberikan manfaat yang berarti.

Prof. Imas juga berpesan agar para alumni menjaga nama baik almamater serta tetap aktif menjalin hubungan melalui organisasi alumni FAI UIKA Bogor.

Ia berharap para lulusan mampu menjadi sosok yang profesional sesuai bidangnya sekaligus menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di tengah masyarakat.

"Jadilah solusi, bukan pembawa masalah. Amalkan ilmu yang diperoleh untuk memberikan manfaat, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam ruang lingkup yang lebih luas," pesannya.

Baca Juga: Penutupan MPLS Pancawaluya di Taruna Andigha Bogor Jadi Momentum Serukan Kesetaraan Sekolah Swasta dan Negeri

Menutup sambutannya, Prof. Imas mengingatkan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua. Menurutnya, restu orang tua menjadi salah satu kunci keberkahan dalam menapaki perjalanan setelah menyelesaikan pendidikan.

"Ridha Allah terletak pada ridha orang tua. Karena itu, muliakan dan mintalah doa mereka untuk setiap langkah yang akan ditempuh," pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
bogor FAI UIKA mahasiswa