5 Tahun ICE Institute, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Transformasi Pendidikan Digital

Dede Supriadi • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 19:13 WIB
Indonesia Cyber Education Institute (ICE Institute) menggelar High-Level Talk Show bertajuk ICE Institute at 5: From Innovation to Transformative Impact di IPB Science Techno Park, Bogor. (Dede/Radar Bogor)
Indonesia Cyber Education Institute (ICE Institute) menggelar High-Level Talk Show bertajuk ICE Institute at 5: From Innovation to Transformative Impact di IPB Science Techno Park, Bogor. (Dede/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Memasuki usia lima tahun, Indonesia Cyber Education Institute (ICE Institute) memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan mitra internasional untuk mempercepat transformasi pendidikan tinggi digital di Indonesia hingga kawasan ASEAN.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam High-Level Talk Show bertajuk ICE Institute at 5: From Innovation to Transformative Impact yang digelar di Grand Ballroom Startup Center Building, IPB Science Techno Park (STP IPB), Kampus IPB Taman Kencana, Bogor, Selasa, 28 Juli 2026.

Mengusung tema From Growth to Influence: Shaping the Future of Digital Education, kegiatan itu menjadi ajang refleksi sekaligus penyusunan arah pengembangan ICE Institute dalam lima tahun mendatang.

Baca Juga: PKBM Al Jauhar Bogor Terapkan Pola Belajar Fleksibel, Tak Lagi Identik dengan Anak Putus Sekolah

Direktur ICE Institute, Rahayu Dwi Riyanti, mengatakan perjalanan lima tahun bukan sekadar peringatan, tetapi momentum untuk memperkuat ekosistem pendidikan tinggi digital melalui kolaborasi yang lebih luas.

“Lima tahun perjalanan ini menjadi fondasi bagi kami untuk terus membangun masa depan pendidikan tinggi digital Indonesia, sekaligus memperluas dampak ICE Institute di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

ICE Institute yang diperkenalkan melalui soft launching pada 2019 dan resmi diluncurkan pada 28 Juli 2021 kini berkembang sebagai national online learning marketplace. Platform tersebut menghubungkan perguruan tinggi, industri, pemerintah, dan mitra internasional dalam penyelenggaraan pembelajaran digital.

Hingga kini, ICE Institute telah bermitra dengan 49 perguruan tinggi dan institusi, didukung 956 pengembang konten, menyediakan 885 kursus daring nasional dan sekitar 16 ribu kursus daring internasional, termasuk 401 mata kuliah hasil kolaborasi dengan perguruan tinggi. Platform ini juga telah dimanfaatkan lebih dari 50.925 pembelajar dari dalam maupun luar negeri.

Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Sri Suning Kusumawardan, mengapresiasi perkembangan ICE Institute. Menurutnya, kementerian tengah bekerja sama dengan ICE Institute untuk mengembangkan modul pembelajaran digital bagi dosen dan tenaga pendidik.

Modul tersebut nantinya tersedia di platform ICE Institute dan dapat diakses melalui skema beasiswa sehingga membantu menekan biaya pelatihan bagi dosen.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Bisnis Universitas Terbuka, Hendrian, menilai ICE Institute layaknya pusat pembelajaran digital yang menyediakan beragam pilihan materi. Tantangan berikutnya adalah meningkatkan kualitas sekaligus memperluas pemanfaatan berbagai konten yang tersedia.

Pandangan serupa disampaikan Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Deni Noviana. Ia menegaskan komitmen IPB mendukung pengembangan ICE Institute melalui kebijakan yang memberi kesempatan mahasiswa mengambil hingga 20 SKS di luar program studi, termasuk melalui mata kuliah yang tersedia di platform ICE Institute.

Menurut Deni, semakin banyak perguruan tinggi yang mengakui konversi mata kuliah lintas program studi, semakin besar pula peran ICE Institute dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi digital di Indonesia.

Selain menjadi ruang dialog strategis yang mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, industri, mitra internasional, dosen, mahasiswa, dan komunitas pembelajar, rangkaian peringatan lima tahun ICE Institute juga diisi penandatanganan kerja sama, peluncuran buku, pengumuman pilot project, pemberian ICE Institute Awards, hingga tur kawasan IPB Science Techno Park. (ded)

Editor : Eka Rahmawati
ICE Institute pendidikan digital