Peserta JSF 2026 Kunjungi PIK 2 dan Kampung Aquarium, Pelajari Praktik Pembangunan Metropolitan

Eka Rahmawati • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 16:48 WIB
Peserta JSF 2026 mengunjungi PIK 2 dan Kampung Aquarium. (Dok. JSF)
Hari kedua peserta Jabodetabek Study Forum (JSF) 2026 mengunjungi PIK 2 dan Kampung Aquarium. (Dok. JSF)

RADAR BOGOR - Hari kedua The 8th International Conference of Jabodetabek Study Forum (JSF) 2026 diisi dengan field excursion ke PIK 2 di Kabupaten Tangerang dan Kampung Aquarium di Jakarta Utara.

Kegiatan ini diikuti sekitar 80 peserta dari 12 negara sebagai bagian dari pembelajaran langsung mengenai dinamika pembangunan metropolitan di Indonesia.

Ketua Panitia JSF 2026, Dr. Setyardi Pratika Mulya, menyampaikan bahwa kunjungan lapangan bertujuan menghubungkan pembahasan ilmiah di ruang konferensi dengan praktik pembangunan di lapangan.

Baca Juga: Petani Bogor Siap Tembus Pasar Ekspor, Kampoong Ecopreneur Kembangkan Budidaya Ubi Ungu ke Malaysia dan Singapura

"Peserta dapat melihat secara langsung berbagai pendekatan pembangunan metropolitan, mulai dari pengembangan kawasan baru hingga revitalisasi permukiman yang lebih inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.

Di PIK 2, peserta mempelajari konsep pengembangan kawasan terpadu yang mengintegrasikan fungsi hunian, bisnis, pariwisata, dan ruang publik.

Sementara di Kampung Aquarium, peserta memperoleh gambaran mengenai penataan kembali permukiman pesisir berbasis kolaborasi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga.

Berkontribusi pada SDGs 11 Kota dan Permukiman Berkelanjutan dan SDGs 17 Kemitraan untuk mencapai tujuan.

Ketua Jabodetabek Study Forum, Prof Ernan Rustiadi, melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang mega-urbanisasi di kawasan Global South.

Hasil kunjungan lapangan tersebut menjadi pelengkap diskusi ilmiah selama konferensi sekaligus memperkuat kolaborasi internasional dalam mendukung pembangunan metropolitan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Editor : Eka Rahmawati
JSF kampung aquarium PIK