RADAR BOGOR – Yayasan Al Itisham Budi Agung Bogor meluncurkan Bumi Taaruf, sebuah program pendidikan pranikah dan pendampingan bagi calon pengantin muslim.
Program Bumi Taarif yang diperkenalkan di Masjid Al Itisham Bogor, Sabtu, 1 Agustus 2026, ini dihadirkan sebagai upaya membekali generasi muda calon pengantin dengan pengetahuan, kesiapan mental, dan spiritual sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Bumi Taaruf tidak hanya memberikan materi pranikah, tetapi juga menghadirkan pendampingan intensif agar calon pengantin di Bogor lebih siap membangun keluarga yang harmonis dan sakinah.
Baca Juga: Trisno Pas Band Meninggal Dunia, Sandi Ungkap Perjuangan Terakhir Sang Bassis
Sebanyak 21 peserta mengikuti angkatan pertama program tersebut. Selama tiga bulan ke depan, mereka akan menjalani 12 kali pertemuan yang digelar setiap Sabtu malam hingga Ahad menjelang waktu syuruq.
Selama mengikuti pembinaan, seluruh peserta diwajibkan menjalani kegiatan mabit di Masjid Al Itisham. Selain menerima materi dari para narasumber, mereka juga mengikuti salat tahajud berjamaah, pembinaan ruhiyah, serta berbagai sesi pendampingan lainnya.
Pengasuh sekaligus Ketua Yayasan Al Itisham, Buya Hendri Tanjung, mengatakan lahirnya Bumi Taaruf dilatarbelakangi tingginya angka perceraian yang masih terjadi, termasuk di Kota Bogor.
Baca Juga: Syarat Penerima Bansos PKH Tahap 3 2026 dan Kriteria yang Wajib Dipenuhi KPM
Menurutnya, banyak pasangan memasuki jenjang pernikahan tanpa bekal pengetahuan yang memadai mengenai kehidupan rumah tangga.
"Data Pengadilan Agama menunjukkan angka perceraian yang cukup tinggi. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya bekal ilmu sebelum menikah. Karena itu kami ingin ikut berkontribusi mempersiapkan generasi muda agar lebih matang membangun rumah tangga," ujarnya.
Hendri mengakui program tersebut mungkin merupakan langkah kecil dalam menjawab persoalan sosial tersebut. Namun, ia berharap Bumi Taaruf dapat menjadi bagian dari solusi untuk melahirkan keluarga-keluarga muslim yang kuat dan harmonis.
Baca Juga: Rest Area Gunung Mas Puncak Bogor Bakal Disulap, Terhubung Langsung dengan Kawasan Agrowisata
Pada kesempatan itu, Yayasan Al I'tisham juga memperkenalkan berbagai unit kerja yang berada di bawah naungannya sebagai bagian dari penguatan pelayanan kepada masyarakat.
Narasumber utama program, Ustaz Fattah Fauzi bersama istrinya, Ummu Ghazza, menjelaskan peserta akan mendapatkan materi yang komprehensif, mulai dari persiapan diri, proses ta'aruf sesuai syariat, hingga bekal membangun rumah tangga.
Ia juga membagikan pengalamannya mendampingi proses ta'aruf di Bogor. Hingga kini, sedikitnya 44 pasangan telah dipertemukan melalui proses tersebut dan seluruhnya masih mempertahankan keutuhan rumah tangga.
Sementara itu, Direktur Bumi Ta'aruf, Faishal, mengungkapkan program ini mendapat respons positif dari masyarakat. Sebanyak 21 peserta yang terdiri atas laki-laki dan perempuan telah bergabung pada angkatan perdana.
Baca Juga: Prediksi Skor Wrexham vs Sunderland 2 Agustus 2026, Premier League Series
Selain materi pembinaan, peserta juga memperoleh berbagai fasilitas seperti pendamping atau mediator ta'aruf syar'iyah, mentor berpengalaman, layanan konseling, sertifikat, hingga fasilitas mabit selama mengikuti program.
Melalui Bumi Ta'aruf, Yayasan Al I'tisham berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kesiapan ilmu, mental, dan spiritual sebelum menikah, sehingga mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah serta memperkuat ketahanan keluarga di tengah masyarakat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga