RADAR BOGOR – Ikatan Guru Anak Istimewa (KAGUME) kembali menggelar pendampingan sekolah sebagai upaya memperkuat implementasi pendidikan inklusif.
Kali ini, kegiatan berlangsung di SD IT Al Istiqomah, Tangerang, dengan fokus pada peningkatan kompetensi guru dalam melakukan asesmen terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK), Sabtu 1 Agustus 2026.
Pendampingan menghadirkan Handi Sopian sebagai pemateri. Ia memberikan penguatan kepada para guru mengenai pentingnya evaluasi dan asesmen sebagai dasar dalam merancang layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan setiap peserta didik.
Dalam sesi tersebut, para guru dibekali pemahaman mengenai tahapan asesmen yang komprehensif, teknik mengevaluasi perkembangan peserta didik, hingga pemanfaatan hasil asesmen untuk menyusun strategi pembelajaran yang tepat.
Handi menjelaskan bahwa asesmen menjadi langkah awal dalam memberikan layanan pendidikan yang tepat bagi anak berkebutuhan khusus.
Melalui proses tersebut, guru dapat mengenali kebutuhan, potensi, serta tantangan yang dimiliki setiap peserta didik.
"Dengan asesmen yang tepat, guru dapat menentukan strategi pembelajaran yang sesuai sehingga setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang optimal," ujarnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan pendampingan kepada para guru terkait penerapan asesmen di lingkungan sekolah.
Berbagai pengalaman dan tantangan dalam mendampingi peserta didik berkebutuhan khusus turut dibahas untuk mencari solusi yang dapat diterapkan di kelas.
Melalui kegiatan ini, KAGUME berharap para guru semakin siap menerapkan pendidikan inklusif yang adaptif dan berpihak pada kebutuhan peserta didik.
Pendampingan sekolah juga menjadi bagian dari komitmen KAGUME dalam meningkatkan kapasitas tenaga pendidik agar mampu menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan mendukung perkembangan setiap anak. (uma)
Editor : Yosep Awaludin