RADAR BOGOR – SMK SMAK Bogor terus mengembangkan pembelajaran yang mendekatkan siswa dengan dunia industri melalui program Teaching Factory (TEFA).
Sejak diterapkan pada 2015, program tersebut memberikan kesempatan kepada siswa SMK SMAK Bogor untuk terlibat langsung dalam proses pembuatan produk hingga pengemasan dan pemasaran.
Melalui TEFA, pembelajaran di SMK SMAK Bogor tidak hanya dilakukan melalui teori dan praktik di kelas.
Baca Juga: Rencana Guru PPPK Diangkat Jadi Pegawai Pusat, Menkeu: Anggaran Aman
Para siswa juga diperkenalkan dengan alur kerja yang mengacu pada standar industri, mulai dari menyiapkan bahan, melakukan proses produksi, hingga menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Model pembelajaran ini sekaligus menjadi sarana bagi siswa untuk mengasah keterampilan sesuai bidang Kimia Analisis.
Mereka tidak hanya dituntut mampu membuat produk, tetapi juga memahami bagaimana sebuah produk dikembangkan agar memiliki nilai guna.
Sejumlah produk telah dihasilkan melalui program TEFA SMK SMAK Bogor.
Di antaranya yoghurt Yoheart dengan varian mangga, jeruk, anggur, dan stroberi; minyak angin Smilir; sabun cuci tangan Seungit dengan aroma apel, stroberi, dan lemon; serta sabun cuci piring Kinclong dengan pilihan aroma lemon dan apel.
Baca Juga: Flyer Pencarian Bayu Zulkarnaen Beredar, Hilangnya ASN Bogor di Sungai Cisadane Masih Misteri
Kini, pemanfaatan produk TEFA tersebut diperluas melalui kolaborasi dengan SPPG Tanah Baru 3 Bogor Utara di bawah Yayasan Diandra Astha.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pada 14 Agustus 2026.
Melalui kolaborasi ini, produk yang selama ini dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran di sekolah mulai dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan operasional SPPG Tanah Baru 3.
Kerja sama tersebut sekaligus menjadi langkah SMK SMAK Bogor untuk memperluas pemanfaatan hasil karya siswa di luar lingkungan sekolah.
Baca Juga: Berawal dari Indonesia, Epson Cetak Sejarah: Penjualan EcoTank Tembus 100 Juta Unit di Dunia
Selain memberikan ruang bagi produk TEFA untuk digunakan secara langsung, kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengenalan produk karya siswa kepada masyarakat.
Ke depan, SMK SMAK Bogor berkomitmen terus mengembangkan produk TEFA agar semakin sesuai dengan kebutuhan pengguna, baik dari sisi kualitas maupun manfaat.
Melalui program tersebut, sekolah ingin memastikan proses pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas. Hasil karya siswa diharapkan dapat terus berkembang menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga