Baru Kelas VII, Siswi SMPN 1 Citeureup Bogor Sabet 4 Medali Kompetisi Sains

Abilly Muhamad • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 11:18 WIB
Pelajar asal SMPN 1 Citeureup, Prameswari Adzka Thafana. (Foto:Billy/Radar Bogor)
Pelajar asal SMPN 1 Citeureup, Prameswari Adzka Thafana. (Foto:Billy/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Prestasi membanggakan ditorehkan pelajar kelas VII SMPN 1 Citeureup, Prameswari Adzka Thafana.

Meski baru memasuki jenjang sekolah menengah pertama, Adzka berani menguji kemampuan akademiknya dengan mengikuti kompetisi sains secara mandiri.

Dari kompetisi tersebut, Adzka berhasil mengoleksi empat medali, masing-masing dua medali pada tingkat Provinsi dan dua medali pada tingkat Nasional.

Adzka mengungkapkan, keikutsertaannya dalam kompetisi tersebut bermula dari informasi lomba yang ditemukan orang tuanya melalui media sosial. Setelah itu, sang bunda mendaftarkannya secara daring.

"Awalnya bunda menemukan informasi lombanya melalui Instagram, kemudian saya didaftarkan secara online," kata Adzka, Jumat 21 Agustus 2026.

Kompetisi yang diikuti Adzka merupakan ajang sains tingkat nasional yang digelar secara daring oleh Garuda Sains Indonesia (GSI) bekerja sama dengan Gantari Competition. Perlombaan tersebut diperuntukkan bagi pelajar jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Baca Juga: 30 Lebih Daerah Cairkan Bansos BPNT Rp600 Ribu BRI, KKS Lama dan Baru Cek Saldo

Perjalanan Adzka dalam kompetisi dimulai pada 9 Agustus 2026 melalui perlombaan tingkat Provinsi.

Saat itu, ia mengikuti empat bidang mata pelajaran, yakni PKN, IPS, Sejarah, dan Pengetahuan Umum.

Dari empat mata pelajaran tersebut, Adzka berhasil membawa pulang dua medali.

Ia memperoleh medali perak untuk Pengetahuan Umum dan medali perunggu pada bidang Sejarah.

"Di tingkat Provinsi saya mengikuti empat mata pelajaran. Alhamdulillah, hasilnya mendapatkan medali perak dan perunggu," ujarnya.

Prestasi tersebut kemudian mengantarkan Adzka mengikuti kompetisi pada tingkat Nasional. Perlombaan lanjutan itu berlangsung pada 12 Agustus 2026.

Pada tingkat Nasional, Adzka kembali menunjukkan kemampuannya. Dari bidang yang diikutinya, ia kembali meraih dua penghargaan berupa medali perak dan perunggu.

"Untuk tingkat Nasional, saya mendapatkan medali perunggu dari mata pelajaran Sejarah dan medali perak dari Pengetahuan Umum," jelasnya.

Empat medali yang berhasil dikumpulkan Adzka tidak diperoleh secara instan. Ia mengaku harus mempersiapkan diri dengan belajar secara intensif sebelum mengikuti perlombaan.

Adzka mengatakan, persiapan dilakukan dengan memperbanyak waktu belajar dan mendalami materi yang berpotensi muncul dalam kompetisi.

Baca Juga: KPK OTT di Purwokerto, Rektor Unsoed Ikut Diamankan

"Persiapannya lebih banyak belajar dan mendalami materi. Saya bahkan belajar hampir sepanjang hari," ungkapnya.

Selain menghadapi soal-soal kompetisi, Adzka juga harus mampu mengatur waktu antara perlombaan dengan aktivitas sekolah.

Salah satu tantangan yang dihadapinya terjadi saat kompetisi tingkat Provinsi berlangsung bersamaan dengan kegiatan sekolah.

"Ketika lomba tingkat Provinsi berlangsung, saya juga sedang ada kegiatan dan tugas kelompok di sekolah. Jadi, pengerjaan olimpiade harus dilakukan sambil menyelesaikan kerja kelompok," tuturnya.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Adzka untuk berkompetisi.

Justru, pengalaman tersebut menjadi motivasi baginya untuk terus mengasah kemampuan dan mencoba berbagai kompetisi lainnya.

Ia pun berharap pencapaian yang diraihnya dapat memberikan semangat kepada teman-teman di sekolah agar lebih berani mengikuti kompetisi dan meningkatkan kemampuan akademik.

"Saya ingin mengajak teman-teman untuk lebih rajin belajar dan mencoba mengikuti kompetisi supaya mereka juga bisa meraih prestasi," katanya.

Baca Juga: Dikta Resmi Menikah dengan Rachel Florencia, Akad Nikah Digelar Intim di Bintaro

Ke depan, Adzka berencana kembali mengikuti kompetisi serupa. Baginya, lomba bukan hanya tentang meraih medali, tetapi juga menjadi sarana untuk mengetahui sejauh mana kemampuan dirinya.

"Saya ingin terus mengikuti lomba dan mendapatkan prestasi seperti ini lagi. Rencananya, saya akan mengikuti kompetisi berikutnya pada 23 Agustus. Semoga hasilnya bisa kembali membanggakan," pungkasnya. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
SMPN 1 Citeureup kompetisi sains prestasi