RADAR BOGOR – Dosen dan mahasiswa Universitas Djuanda (unida) Bogor mendapat kesempatan belajar langsung dari salah satu pakar metodologi penelitian di Indonesia, Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd.
Penulis sejumlah buku metodologi penelitian yang banyak digunakan di kalangan akademisi tersebut hadir sebagai narasumber dalam Scientific Forum Series di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unida Bogor di Aula Gedung C, Senin, 24 Agustus 2026.
Forum ilmiah tersebut secara khusus membahas metode Research and Development (R and D) dan Mixed Method. Kegiatan diikuti oleh dosen serta mahasiswa Unida Bogor yang ingin memperdalam pemahaman mengenai penerapan metode penelitian.
Baca Juga: Wajib Coba, Tahu Gejrot Kang Fahmi, Kuliner Viral di Pasir Jambu Bogor
Kehadiran Prof. Sugiyono menjadi perhatian tersendiri. Selain dikenal melalui berbagai karya di bidang metodologi penelitian, ia juga tercatat sebagai penerima empat Rekor MURI terkait metode penelitian.
Wakil Rektor III Unida, Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd, mengatakan forum tersebut menjadi kesempatan berharga bagi sivitas akademika untuk memperoleh pemahaman metodologi penelitian langsung dari ahlinya.
Menurutnya, pengalaman dan kompetensi Prof. Sugiyono di bidang penelitian diharapkan dapat membantu dosen maupun mahasiswa memahami metode penelitian secara lebih menyeluruh dan tepat dalam penerapannya.
Baca Juga: Kabar Baik, Bansos BPNT Rp600 Ribu dan Beras 30 Kg Cair Hari Ini, Cek Daerahmu
“Diharapkan kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kemampuan dosen dan mahasiswa. Prof. Sugiyono merupakan sosok yang namanya tentu sudah sangat dikenal, bahkan buku-bukunya banyak menjadi rujukan dalam penyusunan skripsi, artikel ilmiah, dan berbagai karya penelitian,” ujarnya.
Bahas R&D dan Mixed Method
Dalam sesi pemaparan, Prof Sugiyono menjelaskan sejumlah pendekatan dalam penelitian ilmiah, terutama R and D dan Mixed Method.
Ia menerangkan bahwa metode R and D umumnya digunakan dalam penelitian yang berfokus pada proses pengembangan suatu produk. Dalam penerapannya, penelitian R and D juga dapat mengombinasikan pendekatan Mixed Method dengan menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif.
Baca Juga: NDX AKA Batal Tampil di Pati 27 Agustus, Pilih Utamakan Kondisi Masyarakat
Menurut Prof. Sugiyono, Mixed Method dapat diterapkan dalam berbagai kebutuhan penelitian, termasuk pengembangan ilmu pengetahuan, R and D, Action Research, Evaluation Research, hingga Policy Research.
“Mixed Method dapat digunakan untuk berbagai kepentingan penelitian, di antaranya pengembangan ilmu, R and D, Action Research, Evaluation Research, dan Policy Research,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan peserta bahwa menentukan metode penelitian tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Pemilihan metode harus mempertimbangkan tujuan serta karakteristik penelitian yang akan dilakukan.
Baca Juga: TPP 13 Mulai Cair, Apakah Semua Guru Sertifikasi Dapat TPG 100 Persen? Cek Faktanya
Dengan pemilihan metodologi yang tepat, proses penelitian diharapkan menjadi lebih terarah dan mampu menghasilkan temuan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Kehadiran Prof. Sugiyono di Unida pun menjadi momentum bagi sivitas akademika untuk memperkuat kemampuan riset sekaligus meningkatkan kualitas karya ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga