RADAR BOGOR - Aksi solidaritas terhadap korban bencana di Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan dilakukan oleh siswa Sekolah Alam Bogor, Jumat 28 Agustus 2026.
Aksi siswa Sekolah Alam Bogor itu dikemas dengan serangkaian acara menarik, mulai dari pemakaian masker serentak hingga penampilan teatrikal.
Kegiatan itu hasil kolaborasi antara Sekolah Alam Bogor dan Relawan SalamAid. Ini bagian dari upaya untuk menumbuhkan rasa perduli terhadap sesama.
Head of Community Partnership, Agil Mulqi menjelaskan teatrikal yang ditampilkan dalam kesempatan itu menggambarkan kondisi alam Indonesia saat ini.
“Tadi menampilkan adegan kebakaran hutan, dampak pada hewan-hewan, serta peran relawan dalam penanggulangannya,” jelas Agil pada Radar Bogor.
Sementara aksi pakai masker, menggambarkan dampak yang terjadi kepada warga imbas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Baca Juga: BNI Kembali Dukung Futsal Series 2026, Sasar 40 Kota dan 700 Ribu Pengunjung
Agil menjelaskan aksi solidaritas ini bukan sekedar seremonial belaka. Lewat gerakan ini pihaknya mendorong siswa untuk mencintai lingkungan.
“Kami memiliki visi untuk menjadi sekolah yang rahmatan lil 'alamin memberikan dampak kebaikan bagi lingkungan sekitar,” terang Agil.
Nilai-nilai kepedulian itu mesti tertanam sejak dini. Oleh karenanya siswa di Sekolah Alam Bogor kerap diedukasi saat terjadi peristiwa kemanusiaan.
“Baik itu bencana alam, konflik sosial. Minimal mereka mengetahui terlebih dahulu bahwa ada saudara-saudara kita yang sedang terdampak,” ucapnya.
Aksi Solidaritas ini ditutup dengan penggalanangan donasi. Siswa Sekolah Alam diajak menyisihkan uang jajannya untuk membantu korban bencana.
“Salam Aid juga tetap terbuka untuk berkolaborasi dengan sekolah maupun komunitas lain untuk bersama-sama membantu korban bencana,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin