RADAR BOGOR - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti bersama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso membuka kegiatan Perkemahan Anak Indonesia Hebat Tahun 2026.
Berlangsung di Camp Hulu Cai, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, selama 5 hari ke depan, kegiatan ini diikuti oleh 407 anggota pramuka, yang di antaranya sebanyak 165 peserta merupakan siswa - siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso mengapresiasi Mendikdasmen yang menginisiasi kegiatan tersebut.
Menurutnya, Perkemahan Anak Indonesia Hebat akan dilaksanakan rutin setiap tahunnya sebagai upaya pemerintah dalam memberikan pendidikan karakter anak bangsa.
"Tentunya harapannya ke depan semakin besar, dan bisa dikembangkan di seluruh wilayah Indonesia, dan menjadi kegiatan skala nasional, seperti Jambore Nasional," ujarnya, Senin, 31 Agustus 2026.
Baca Juga: Kemarau Belum Capai Puncak, Pemkab Bogor Perpanjang Tanggap Darurat Kekeringan
Dalam kesempatan itu, Budi Waseso secara langsung memberikan penghargaan kepada Abdul Mu'ti.
Pasalnya, Mendikdasmen itu telah menginstruksikan agar gerakan pramuka menjadi ekstrakulikuler wajib di seluruh sekolah.
Oleh karenanya, Kwarnas Gerakan Pramuka meyakini anak-anak generasi bangsa ke depan memiliki karakter yang kuat, berintegritas, serta semangat patriotisme.
"Sehingga kita siap untuk menyongsong generasi emas di tahun 2045 mendatang," tegas Budi Waseso.
Di tempat yang sama, Mendikdasmen RI, Abdul Mu'ti menjelaskan, bahwa Perkemahan Anak Indonesia Hebat merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter, yang diselenggarakan dengan pendekatan humanis dan inklusif.
"Oleh karena itu, Pramuka menjadi sarana, kita memperkuat pendidikan karakter, dengan jiwa patriotisme," jelasnya.
Abdul Mu'ti pun mengapresiasi Kwarnas Gerakan Pramuka atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ini juga merupakan komitmen bersama untuk menjadikan pramuka sebagai panduan nasional pendidikan karakter anak bangsa.
"Tidak hanya menjadikan pramuka sebagai ekstrakulikuler wajib, namun dengan aktif di kegiatan pramuka, anak-anak memiliki jiwa patriotisme dan jiwa dasa darma pramuka," pungkasnya.(cok)
Editor : Eka Rahmawati