RADAR BOGOR - Komitmen peningkatan kesejahteraan dan kepastian status hukum bagi para pendidik di Indonesia terus dimaksimalkan.
Melalui kesepakatan hasil rapat koordinasi antara Pemerintah bersama DPR RI, telah difinalisasi arah kebijakan penataan status kepegawaian guru, khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta guru madrasah negeri dan TK.
Dilansir dari YouTube Zona Guru, langkah ini menjadi bagian dari agenda prioritas Asta Cita kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat mutu pendidikan nasional melalui kepastian jenjang karir guru.
Baca Juga: Kinerja BRI Triwulan II 2026 Makin Solid, Laba Bersih Tembus Rp31,2 Triliun
Sebagaimana disampaikan oleh pimpinan DPR RI, proses finalisasi penataan status kepegawaian guru mencakup tiga keputusan pokok:
1. Pengangkatan P3K Paruh Waktu (Mulai Januari 2027)
Guru berstatus P3K Paruh Waktu akan diangkat menjadi P3K penuh, melalui mekanisme pengalihan resmi yang diusulkan oleh instansi masing-masing.
2. Kesempatan Seleksi CPNS Bagi Guru P3K (Awal 2027)
Guru berstatus P3K diberikan peluang mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) guru yang dimulai pada awal 2027.
Baca Juga: Hore TPG Cair 2 Bulan, Cek Tanda Info GTK dan 4 Penyebab Dana Belum Ditransfer
(Catatan: Proses ini berbasis tes/seleksi, bukan pengangkatan otomatis. Jika peserta belum lulus tes, statusnya tetap dijamin sebagai P3K).
3. Dialihkan Menjadi Pegawai Pemerintah Pusat
Seluruh status kepegawaian dan penganggaran guru akan ditata dalam satu kerangka nasional yang utuh di bawah pengelolaan pemerintah pusat.
Baca Juga: 8 Bansos Cair di Bulan September 2026, dari BLT Rp900 Ribu hingga Beras 30 Kg
Selain penataan guru yang ada, pemerintah tetap membuka pengadaan guru nasional untuk pelamar umum (termasuk fresh graduate) untuk menutupi kekurangan tenaga pendidik secara merata.
Kebijakan penataan ini bukan sekadar urusan administrasi kepegawaian, melainkan bentuk reformasi tata kelola agar para pendidik memiliki kepastian karir dan dapat fokus memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.***
Editor : Mutia Tresna SyabaniaSumber : youtube Zona Guru