RADAR BOGOR – SMA Kosgoro Bogor kembali menggelar Kemah Karakter 2026 sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk siswa baru yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, religius, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama.
Kemah Karakter yang diperuntukkan bagi siswa kelas X SMA Kosgoro Bogor tersebut berlangsung dalam dua rangkaian.
Pada 26–27 Agustus 2026, Kemah Karakter digelar secara indoor di lingkungan SMA Kosgoro Bogor dengan berbagai pembekalan mengenai penguatan karakter, kecakapan hidup, kepedulian sosial, kepemimpinan, hingga penguatan kepramukaan.
Baca Juga: SKTP Belum Terbit Gegara Beban Ajar Belum Valid? Ini Solusinya
Sejumlah pemateri turut memberikan pembekalan kepada para siswa, di antaranya Kepala SMA Kosgoro Bogor, Kwartir Cabang (Kwarcab), TNI, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan di Cigwa Greenland World Adventure Bogor pada 28–29 Agustus 2026. Sekitar 300 siswa kelas X mengikuti kegiatan tersebut dengan berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengasah karakter sekaligus membangun kekompakan.
Dibiasakan Disiplin Sejak Awal
Kedisiplinan menjadi salah satu nilai yang ditekankan sejak awal kegiatan. Para siswa telah berkumpul di area parkir Seuseupan pada pukul 05.30 WIB sebelum berangkat menuju lokasi kemah pada pukul 06.00 WIB.
Baca Juga: Mukab Kadin Bogor Digelar, Pemkab Tegaskan Dunia Usaha Punya Peran Penting Dorong Ekonomi Daerah
Setibanya di Cigwa, kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin Wakasek Kurikulum SMA Kosgoro Bogor, Ujang Sudrajat, M.Pd. Dalam arahannya, siswa diminta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar mendapatkan manfaat secara maksimal.
Selanjutnya, siswa mendapatkan pemaparan mengenai tata tertib sekolah dari Wakasek Kesiswaan SMA Kosgoro Bogor, Dedi Suryadi, S.Pd. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada siswa mengenai berbagai aturan yang berlaku di lingkungan sekolah, termasuk ketentuan terkait kerapian dan penampilan.
Belajar Peduli dan Berani Bicara
Nilai kepedulian dan keberanian juga menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa. Menjelang waktu zuhur, para siswi mengikuti kegiatan keputrian yang dibimbing Rina Herlina, S.Pd. dan Emi Mursana, S.Pd.
Baca Juga: Kemarau Panjang Bikin Sungai di Puncak Menyusut hingga 80 Persen, Warga Bogor Mulai Khawatir
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan edukasi mengenai kesehatan mental. Mereka didorong untuk berani menyampaikan persoalan yang membuat tidak nyaman kepada guru maupun orang dewasa yang dipercaya.
Siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menolak dan melaporkan tindakan perundungan agar tercipta lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Di waktu yang sama, siswa laki-laki mengikuti salat Jumat berjamaah sebagai bagian dari pembiasaan nilai religius dalam rangkaian Kemah Karakter.
Lomba hingga Api Unggun
Baca Juga: Bocah 11 Tahun Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi Bogor Saat Berenang bersama Teman
Setelah salat Jumat dan kegiatan keputrian, siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari lomba memasak, futsal, hingga permainan kelompok.
Kegiatan tersebut dirancang untuk melatih kerja sama, kekompakan, sportivitas, serta kemampuan berkompetisi. Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan.
Bagi sekolah, esensi kegiatan bukan sekadar menentukan siapa yang menang atau kalah. Lebih penting dari itu adalah proses ketika siswa belajar bekerja dalam tim, menjalankan tanggung jawab, dan memberikan usaha terbaik.
Pada malam hari, suasana semakin meriah dengan kegiatan api unggun yang menjadi salah satu agenda utama Kemah Karakter.
Baca Juga: Jalan Baru 20 Km Segera Dibangun, Bogor Bakal Terhubung Langsung ke Sukabumi dan Lebak
Api yang menyala di tengah malam menjadi simbol semangat bagi para siswa untuk tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Mereka diajak memahami bahwa setiap kesulitan dalam kehidupan, termasuk dalam proses belajar, selalu memiliki jalan keluar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan unjuk bakat dari masing-masing kelas. Para siswa diberikan ruang untuk menunjukkan sekaligus mengembangkan minat dan bakat mereka, mulai dari tari tradisional, tari modern, menyanyi, bermain alat musik, dan berbagai penampilan lainnya.
Ditutup dengan Outbound
Pada hari terakhir, para siswa mengikuti kegiatan outbound secara berkelompok. Berbagai tantangan dalam permainan dirancang untuk kembali mengasah kekompakan, keberanian, komunikasi, dan kerja sama.
Baca Juga: Keren! Pelajar SMPN 22 Bogor Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi di BIA 2026
Sejumlah pos bahkan memberikan tantangan yang membuat pakaian peserta sedikit basah. Meski demikian, para siswa tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Kemah Karakter kemudian ditutup dengan apel. Kepala SMA Kosgoro Bogor, Dr. Herman Lasrin, S.P., M.Pd., mengingatkan para siswa agar nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti di lokasi kemah.
Menurutnya, kerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan berbagai nilai karakter lainnya harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Kabar Bansos: Desil KPM Berubah Jadi Rendah September 2026, Ini Cara Mengeceknya
Pelaksanaan Kemah Karakter 2026 menjadi salah satu upaya SMA Kosgoro Bogor dalam membangun fondasi karakter siswa sejak awal memasuki jenjang pendidikan SMA.
Melalui pembiasaan ibadah, pembekalan karakter, aktivitas kelompok, hingga berbagai tantangan selama kemah, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang religius, disiplin, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu bekerja sama dan menghargai orang lain.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga