Prodi S1 Jurnalistik FISIP UNIB Gelar Kuliah Umum, Bahas Teknik Jurnalisme Investigasi

Imam Rahmanto • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 21:38 WIB
Program Studi S1 Jurnalistik FISIP Universitas Bengkulu menggelar Kuliah Umum menghadirkan jurnalis Tempo Phesi Ester Julikawati sebagai narasumber. (Dok. FISIP Universitas Bengkulu)
Program Studi S1 Jurnalistik FISIP Universitas Bengkulu menggelar Kuliah Umum menghadirkan jurnalis Tempo Phesi Ester Julikawati sebagai narasumber. (Dok. FISIP Universitas Bengkulu)

RADAR BOGOR - Program Studi S1 Jurnalistik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu menggelar Kuliah Umum bertema “Menggali Fakta Lewat Jurnalisme Investigasi” dengan menghadirkan Phesi Ester Julikawati, jurnalis Tempo, sebagai narasumber.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 3 September 2026 tersebut diikuti sekitar 60 peserta dan bertempat di Ruang Teater Gedung Kuliah Bersama (GKB) 2 Universitas Bengkulu.

Ketua Program Studi S1 Jurnalistik, Yuliati menyampaikan bahwa kuliah umum ini menjadi salah satu upaya Prodi Jurnalistik untuk memperkaya wawasan mahasiswa melalui pembelajaran langsung bersama praktisi media.

Kehadiran jurnalis profesional diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai proses kerja jurnalistik sekaligus tantangan yang dihadapi di lapangan, khususnya dalam melakukan liputan investigasi. 

Baca Juga: Truk Sampah Mogok di Jalan Abdullah Bin Nuh Kota Bogor, Kemacetan Mengular hingga Semplak

Kuliah Umum ini merupakan bagian dari pembelajaran yang diikuti mahasiswa dalam memahami praktik jurnalisme investigasi. Dosen pengampu mata kuliah sekaligus moderator kegiatan Taufik Hasyim menyampaikan bahwa kehadiran praktisi secara langsung memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menggali pengetahuan dan pengalaman yang tidak hanya diperoleh melalui pembelajaran di kelas.

“Melalui Kuliah Umum ini, mahasiswa dapat menggali ilmu secara langsung dari praktisi dan memahami bagaimana pengetahuan yang diperoleh dalam pembelajaran dapat diterapkan dalam praktik jurnalisme investigasi,” ujar Taufik.

Dalam pemaparannya, Phesi Ester Julikawati menjelaskan sejumlah teknik dasar jurnalisme investigasi. Menurutnya, proses investigasi membutuhkan data yang kuat, verifikasi berlapis, serta kepatuhan terhadap etika jurnalistik.

“Jurnalisme investigasi itu menggali fakta yang sengaja ditutupi. Tapi kita harus ingat, ada tiga hal penting: data yang kuat, verifikasi berlapis, dan etika. Jangan sampai karena ingin membongkar fakta, kita justru melanggar kode etik jurnalistik dan merugikan narasumber,” ujar Phesi Ester Julikawati.

Kuliah Umum berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta antusias mengajukan pertanyaan mengenai berbagai tantangan dalam liputan investigasi, mulai dari teknik menggali informasi hingga penerapan etika jurnalistik ketika berada di lapangan.

Melalui Kuliah Umum ini, Prodi S1 Jurnalistik FISIP Universitas Bengkulu berharap mahasiswa dapat memperkuat pemahaman mengenai jurnalisme investigasi dan menerapkannya dalam praktik untuk menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, beretika, serta memberikan dampak bagi publik.

Editor : Eka Rahmawati
UNIB jurnalistik kuliah umum FISIP