RADAR BOGOR – Enam siswa MTs Ash Shoheh Citeureup mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan akademiknya dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Bogor, Selasa 8 September 2026.
Kompetisi antarmadrasah tersebut digelar di MTs Negeri 3 Bogor dan diikuti oleh para siswa yang berkompetisi dalam sejumlah bidang mata pelajaran.
Keikutsertaan enam siswa MTs Ash Shoheh Citeureup menjadi bagian dari upaya sekolah memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus menambah pengalaman dalam kompetisi.
Enam Siswa Ikuti Berbagai Bidang Lomba
Dalam OMI tingkat Kabupaten Bogor, keenam siswa MTs Ash Shoheh Citeureup mengikuti bidang mata pelajaran sesuai dengan kompetensi masing-masing.
Adapun daftar siswa yang mewakili MTs Ash Shoheh Citeureup dalam ajang tersebut yakni:
- Annisa Chelseana, kelas IX, mengikuti lomba Matematika.
- Anida Juliana Fauziah, kelas IX.3, mengikuti lomba IPA.
- Nanda Nofita Febrianti, kelas IX, mengikuti lomba IPA.
- Jihan Nafisha Syawalia, kelas VIII, mengikuti lomba IPA.
- Naisyra Bilqis Setiawan, kelas IX.3, mengikuti lomba IPS.
- Tania Okta Setiawan, kelas IX.2, mengikuti lomba IPS.
Baca Juga: Drummer Panci Marissa Sutanto Meriahkan CFD Tangsel dengan Musik dari Barang Bekas
Melalui kompetisi tersebut, para siswa diharapkan dapat menguji kemampuan yang selama ini dipelajari di sekolah sekaligus mendapatkan pengalaman menghadapi persaingan akademik antarmadrasah.
OMI Jadi Wadah Persiapan Generasi Emas
Kepala MTs Ash Shoheh Citeureup, Mustapid, S.Pd.I., menilai keikutsertaan siswa dalam OMI memiliki manfaat lebih luas daripada sekadar mengejar kemenangan dalam perlombaan.
Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta meningkatkan daya saing sebagai bagian dari persiapan menghadapi masa depan.
Mustapid menjelaskan, sekolah ingin para siswa memiliki bekal akademik yang baik sekaligus tetap memegang teguh karakter dan akhlak dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Ia berharap pengalaman mengikuti OMI dapat menjadi salah satu proses dalam membentuk generasi emas yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.
Siswa Didorong Junjung Sportivitas
Mustapid juga menekankan bahwa hasil akhir kompetisi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan para siswa.
Menurutnya, keberanian untuk tampil dan bersaing menjadi pengalaman penting dalam proses pembentukan karakter peserta didik.
Karena itu, para siswa diharapkan mampu memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti OMI Kabupaten Bogor.
Pihak sekolah juga mengingatkan para peserta agar tetap menjunjung sportivitas selama perlombaan.
Baca Juga: Layanan KIR Dishub Kabupaten Bogor Hadir di Leuwiliang dan Cileungsi, Ini Jadwalnya
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi siswa untuk terus belajar dan mengembangkan prestasinya.
Mustapid berharap keenam siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kompetisi dengan percaya diri dan menjadikan OMI sebagai pengalaman positif yang bermanfaat bagi perjalanan pendidikan mereka ke depan. (***)
Editor : Yosep Awaludin