RADAR BOGOR – Sakinah Finance memberikan edukasi keuangan syariah sekaligus penguatan kesehatan mental kepada puluhan guru penyandang disabilitas di Kota Bogor.
Kegiatan bertajuk “Literasi Keuangan Syariah bersama Penyandang Disabilitas: Menjaga Kesehatan Mental Guru Penyandang Disabilitas” tersebut digelar di Kantor Sakinah Finance, Kota Bogor, Minggu, 6 September 2026.
Sebanyak 50 guru penyandang disabilitas mengikuti kegiatan edukasi keuangan yang tidak hanya membahas pengelolaan keuangan, tetapi juga kesehatan mental serta motivasi untuk terus mengembangkan kapasitas diri.
Baca Juga: KRL Bogor Bertambah 13 Perjalanan Mulai Hari Ini, Rangkaian Tanjung Priok Ikut Dikerahkan
Dalam sesi literasi keuangan, M. Rafif Difa dari Sakinah Finance memperkenalkan konsep “Rumah Sakinah” sebagai panduan bagi peserta dalam mengatur pendapatan, kebutuhan, impian, surplus atau defisit, hingga dana kontingensi.
Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang sehat terkait kondisi keuangan di dalam keluarga.
“Jangan sampai karena masalah keuangan kita terjebak judol, terlilit pinjol, dan akhirnya benjol. Kuncinya ada pada penetapan prioritas dan komunikasi yang sehat di dalam keluarga,” ujar Difa.
Baca Juga: Perbandingan Lengkap Varian All New Honda Vario 160 Evo: CBS, CBS Nitro, dan ABS
Sementara itu, Founder Sakinah Finance Murniati Mukhlisin mendorong para guru penyandang disabilitas untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas hidup.
Menurutnya, keterbatasan bukan alasan untuk berhenti mengembangkan diri. Ia mendorong peserta yang belum menyelesaikan pendidikan agar mempertimbangkan melanjutkan sekolah melalui Paket A, B, atau C.
Murniati juga mengajak para peserta mulai menyusun perencanaan keuangan untuk mewujudkan berbagai impian, termasuk menabung untuk menunaikan ibadah umrah.
Baca Juga: Jadwal Pencairan PIP September 2026: Cek Tanggal Penarikan Dana dan Status SK SiPintar
“Keterbatasan bukan penghalang untuk terus belajar dan beribadah ke Baitullah. Dengan mencatat keuangan secara disiplin, setiap rupiah yang kita miliki akan lebih terarah menuju impian besar tersebut,” tuturnya.
Selain literasi keuangan, kegiatan tersebut juga menghadirkan sesi khusus mengenai kesehatan mental.
Materi disampaikan Bibi Jan, edukator sekaligus konselor asal Singapura yang memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun, dengan didampingi Dewi yang merupakan dosen Universitas Ibnu Khaldun Bogor.
Baca Juga: Pecinta Horor Siap-Siap! Resident Evil Survival Experience Hadir di Jakarta September Ini
Bibi Jan mengajak para guru untuk menjalani kehidupan secara sederhana, memperbanyak rasa syukur, serta menghindari kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain.
Ia juga mengingatkan para pendidik agar tidak mengabaikan kondisi mental di tengah tanggung jawab mereka dalam mendampingi peserta didik.
“Lelahnya seorang guru itu bernilai lillah dan bernilai ibadah di hadapan Allah. Pendidik harus kuat secara fisik dan mental, namun kuat bukan berarti menanggung segalanya sendirian. Kenali batas diri, rawat kesehatan jiwa, dan jangan ragu mencari dukungan,” pesan Bibi Jan.
Baca Juga: LSM PRB Desak Polda Usut Tuntas Kasus PTSL Kabupaten Bogor, Periksa Pejabat yang Terlibat
Melalui kegiatan tersebut, Sakinah Finance menegaskan komitmennya untuk menghadirkan literasi keuangan syariah yang dapat diakses secara lebih inklusif.
Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu para guru penyandang disabilitas memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan lebih baik, menjaga kesehatan mental, sekaligus semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi diri.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga