Maulid Nabi di SMK Amaliah Ciawi Bogor, Siswa Diajak Teladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 17:30 WIB
Maulid Nabi di SMK Amaliah Ciawi Bogor. Foto: SMK Amaliah for Radar Bogor
Maulid Nabi di SMK Amaliah Ciawi Bogor. Foto: SMK Amaliah for Radar Bogor

RADAR BOGOR — Keluarga besar SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi Bogor memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan penuh khidmat pada Jumat, 11 September 2026.

Maulid Nabi tersebut tidak sekadar menjadi agenda tahunan SMK Amaliah Ciawi Bogor, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengajak peserta didik menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi SMK Amaliah Ciawi Bogor diisi dengan sejumlah kegiatan bernuansa keislaman, mulai dari lantunan shalawat, tausiyah keagamaan, hingga pesan dan refleksi mengenai akhlak Rasulullah SAW.

Baca Juga: Setengah Abad Al-Aulia: Menyiapkan Bekal Para Musafir

Suasana kebersamaan juga terasa dalam kegiatan yang diikuti keluarga besar SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi tersebut.

Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak tidak hanya mengenal sejarah dan keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai tersebut di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.

Kepala SMK Amaliah 1 Ciawi Tisna Sudrajat, M.Kom., Gr., mengatakan peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk kembali memperkuat karakter peserta didik.

Baca Juga: Honda BeAT Karburator Bekas Masih Layak Diburu? Kenali 3 Penyakit yang Sering Muncul

Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW dalam hal kejujuran, kedisiplinan, kesabaran, kasih sayang dan akhlak mulia perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk terus memperbaiki diri. Rasulullah SAW telah memberikan teladan dalam kejujuran, kedisiplinan, kesabaran, kasih sayang, dan akhlak mulia,” ujarnya.

Ia menekankan, nilai-nilai tersebut dapat menjadi pedoman bagi siswa dalam belajar, bergaul dan menjalani kehidupan.

Baca Juga: Bansos PKH Validasi Mulai Cair Lagi, BPNT Susulan Tahap 3 Rp600 Ribu

“Karena ilmu yang hebat akan semakin bermakna ketika dibangun di atas akhlak dan keimanan,” lanjutnya.

Dorong Siswa Jadi Generasi Berilmu dan Berakhlak

Senada, Kepala SMK Amaliah 2 Ciawi Dr. Gugun Gunadi, S.Pd.I., M.Pd., mengajak peserta didik menjadikan kecintaan kepada Rasulullah SAW sebagai dorongan untuk membangun pribadi yang berkarakter dan bermanfaat.

Ia mengingatkan bahwa meneladani Rasulullah SAW tidak cukup hanya melalui peringatan Maulid Nabi, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku sehari-hari.

Baca Juga: Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan

“Meneladani Rasulullah SAW bukan hanya dengan memperingati kelahiran beliau, tetapi dengan menghadirkan akhlak beliau dalam kehidupan kita,” katanya.

Gugun juga mendorong para siswa untuk terus belajar, berbuat baik, menghormati sesama serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Menurutnya, generasi muda perlu memiliki keseimbangan antara ilmu, iman dan akhlak agar mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar di Bandung, Dedi Mulyadi: Gerakkan Ekonomi Jawa Barat

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi pun diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh warga sekolah dalam membangun generasi yang berilmu, beriman dan berakhlak mulia.

Semangat tersebut dirangkum dalam pesan kegiatan, “Meneladani Rasulullah SAW, Menguatkan Akhlak, Membangun Generasi Berilmu dan Beriman.”

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
bogor smk amaliah Ciawi