Lewat Makan Bersama, SMK Ash Shoheh 2 Citeureup Bogor Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 08:55 WIB
Kegiatan makan bersama siswa SMK Ash Shoheh 2 Citeureup, Bogor.
Kegiatan makan bersama siswa SMK Ash Shoheh 2 Citeureup, Bogor.

RADAR BOGOR – Kebiasaan hidup sehat dan nilai kebersamaan terus ditanamkan SMK Ash Shoheh 2 Citeureup kepada para siswanya. 

Salah satu upaya yang dilakukan SMK Ash Shoheh 2 yakni melalui Program Pembiasaan Makan Bersama yang digelar rutin setiap Sabtu pada pekan ketiga setiap bulan.

Program tersebut tidak hanya menjadi agenda makan bersama bagi siswa SMK Ash Shoheh 2 Citeureup. 

Di balik kegiatan tersebut, sekolah ingin membangun berbagai kebiasaan positif, mulai dari kepedulian terhadap sesama, kedisiplinan, tanggung jawab, hingga kesadaran untuk mengonsumsi makanan bergizi.

Selain program internal sekolah, siswa SMK Ash Shoheh 2 Citeureup juga mengikuti program pemerintah berupa Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan setiap Senin dan Jumat.

Melalui kedua kegiatan tersebut, siswa mendapatkan kesempatan untuk menikmati makanan bersama sekaligus belajar menerapkan pola hidup sehat dalam lingkungan sekolah.

Baca Juga: Aktifkan IKD, Cek 7 Bantuan yang Masuk Sistem Bansos Digital 2026

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Ash Shoheh 2 Citeureup, Mudhrikah, mengatakan kegiatan makan bersama sengaja dirancang sebagai bagian dari pembiasaan positif bagi siswa.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antarsiswa sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya asupan makanan yang sehat dan bergizi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kebersamaan dan kepedulian antarsiswa, meningkatkan kesadaran akan pentingnya makanan bergizi, serta membentuk sikap disiplin, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Mudhrikah kepada Radar Bogor.

Makan Bersama Jadi Sarana Pendidikan Karakter

Mudhrikah menjelaskan, aktivitas makan bersama memiliki manfaat yang lebih luas dibandingkan sekadar memenuhi kebutuhan makan siswa.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi siswa untuk berinteraksi secara positif di luar proses pembelajaran di kelas.

Melalui kebiasaan tersebut, siswa diajak memahami bahwa menjaga kesehatan tidak terlepas dari pola makan yang baik.

Pada saat yang sama, mereka belajar membangun kebersamaan dan menerapkan sikap tertib serta bertanggung jawab.

“Makan bersama bukan sekadar makan, tetapi menjadi sarana membangun kebiasaan hidup sehat, kebersamaan, dan karakter positif siswa,” jelasnya.

Ia menambahkan, Program Pembiasaan Makan Bersama juga menjadi salah satu bentuk implementasi Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dicanangkan pemerintah.

Salah satu kebiasaan yang ditanamkan melalui kegiatan tersebut adalah membangun kesadaran siswa terhadap pola makan sehat dan bergizi.

Baca Juga: Le Samping Pamijahan Bogor, Penginapan Saung Bambu di Pinggir Sungai dengan View Sawah

Sekolah Ingin Kebiasaan Positif Terbawa di Luar Sekolah

SMK Ash Shoheh 2 Citeureup berharap program makan bersama dapat dilaksanakan secara konsisten.

Dengan pembiasaan yang dilakukan secara rutin, nilai-nilai positif yang diperoleh siswa di lingkungan sekolah diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sekolah tidak ingin kegiatan tersebut berhenti sebagai agenda makan bersama setiap bulan.

Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari proses membentuk siswa yang sehat, disiplin, peduli terhadap lingkungan sekitar, serta memiliki karakter positif.

Dengan adanya Program Pembiasaan Makan Bersama dan dukungan program Makan Bergizi Gratis, sekolah berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga pada kesehatan dan pembentukan karakter siswa. (***)

Editor : Yosep Awaludin
hidup sehat SMK Ash Shoheh makan bersama