RADAR BOGOR – Enam tim wirausaha mahasiswa Universitas Pakuan (Unpak) mengikuti Penilaian Kemajuan Proposal (PKP) Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi perkembangan usaha sekaligus salah satu tahapan seleksi menuju Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2026.
Penilaian tersebut berlangsung selama empat hari, yakni pada 26-29 Agustus 2026, dengan melibatkan enam tim mahasiswa Universitas Pakuan yang mendapatkan pendanaan nasional melalui program P2MW 2026.
Pelaksanaan PKP dikoordinasikan Wakil Rektor III Universitas Pakuan, Dr. Ir. Singgih Irianto TS., M.Si., bersama Satgas P2MW Universitas Pakuan.
Satgas tersebut melibatkan unsur pimpinan serta Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dari berbagai fakultas di lingkungan Unpak.
Di antaranya Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), hingga Sekolah Vokasi (SV).
Baca Juga: UMKM Tak Bisa Lagi Abaikan AI, IBI Kesatuan Bekali Pelaku Usaha Strategi Naik Kelas
Keterlibatan unsur lintas fakultas tersebut menunjukkan dukungan Universitas Pakuan dalam mendorong pengembangan kewirausahaan mahasiswa dari berbagai latar belakang bidang keilmuan.
Dalam PKP P2MW 2026, terdapat enam tim yang menjalani penilaian. Lima tim berada pada tahap bertumbuh, sedangkan satu tim lainnya masih berada pada tahap awal.
Keenam tim tersebut mengembangkan berbagai bidang usaha dan selama pelaksanaan program mendapatkan pendampingan sekaligus evaluasi melalui koordinasi Satgas P2MW Universitas Pakuan.
Penilaian Digelar di Sejumlah Gedung Unpak
Proses penilaian dilakukan secara bergantian di sejumlah lokasi yang berada di lingkungan kampus Universitas Pakuan.
Rangkaian PKP diawali pada Rabu 26 Agustus 2026 dengan penilaian terhadap tim Nutribite yang berlangsung di Ruang Rapat Akuntansi, Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Kemudian pada Kamis 27 Agustus 2026, giliran tim Sazea menjalani penilaian di Ruang Bahagia 2, Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya.
Pada hari yang sama, penilaian juga dilakukan terhadap tim B-Magg Ecofloat di Ruang Rapat Dekan Gedung FEB.
Rangkaian penilaian berlanjut pada Jumat 28 Agustus2026. Tim Sambal Innong mengikuti penilaian di Ruang Dosen Fakultas Hukum, sementara tim Smart Slope dinilai di Ruang Sidang Fakultas Teknik.
Seluruh rangkaian PKP P2MW 2026 Universitas Pakuan kemudian ditutup pada Sabtu 29 Agustus 2026 dengan penilaian terhadap tim Agriverse Tech di Ruang Rapat Sekolah Vokasi.
Jadi Tahapan Seleksi KMI Expo 2026
Melalui kegiatan PKP, perkembangan masing-masing tim dievaluasi berdasarkan pelaksanaan program dan kemajuan usaha yang telah dicapai selama mengikuti P2MW 2026.
Baca Juga: Little Bom-Bom Bogor, Kafe Unik Dekat Suryakencana yang Bisa Cake Painting Sambil Kulineran
Penilaian ini sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempresentasikan berbagai capaian, perkembangan usaha, serta strategi dan upaya yang telah dilakukan untuk mengembangkan bisnis mereka.
Hasil penilaian tersebut selanjutnya menjadi salah satu bagian dalam proses seleksi untuk menentukan tim yang berkesempatan mengikuti KMI Expo 2026.
Keterlibatan Wakil Rektor III bersama Satgas P2MW, termasuk para Wakil Dekan III dari seluruh fakultas di lingkungan Universitas Pakuan, diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam proses pembinaan dan pengembangan wirausaha mahasiswa.
Dengan demikian, P2MW tidak hanya menjadi sarana bagi mahasiswa Universitas Pakuan untuk merintis dan mengembangkan usaha, tetapi juga menjadi bagian dari langkah kampus dalam membangun ekosistem kewirausahaan mahasiswa yang berkelanjutan. (***)
Editor : Yosep Awaludin