P2MW 2026 Unpak, Enam Tim Mahasiswa Dibekali Strategi Hadapi Penilaian Kemajuan Proposal

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 15:05 WIB
Workshop persiapan laporan kemajuan P2MW 2026 Universitas Pakuan digelar secara daring melalui Zoom.
Workshop persiapan laporan kemajuan P2MW 2026 Universitas Pakuan digelar secara daring melalui Zoom.

RADAR BOGOR – Enam tim mahasiswa Universitas Pakuan (Unpak) mendapat pembekalan khusus sebelum mengikuti Penilaian Kemajuan Proposal (PKP) Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026.

Pembekalan tersebut dilakukan melalui workshop persiapan laporan kemajuan untuk memastikan setiap tim mampu menyampaikan perkembangan bisnisnya secara sistematis.

Workshop persiapan laporan kemajuan P2MW 2026 Universitas Pakuan digelar secara daring melalui Zoom pada Senin 24 Agustus 2026. 

Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Jacob Win, S.T., S.Kom., M.Kom., ICP-ACC, yang dikenal dengan sapaan Coach Win, sebagai narasumber.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pendampingan yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) P2MW Universitas Pakuan.

Pelaksanaannya mendapat dukungan Wakil Rektor III Universitas Pakuan, Dr. Ir. Singgih Irianto TS., M.Si., serta unsur fakultas di lingkungan Unpak.

Baca Juga: Lotte Shopping Avenue Jakarta, Tempat Jalan-Jalan di Kuningan dengan Kuliner hingga Bioskop

Dukungan tersebut melibatkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), hingga Sekolah Vokasi (SV).

Keterlibatan berbagai fakultas tersebut menjadi bentuk koordinasi lintas unit dalam pembinaan kewirausahaan mahasiswa.

Dengan dukungan tersebut, proses pendampingan terhadap mahasiswa penerima pendanaan P2MW dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi.

Enam tim yang mengikuti workshop merupakan kelompok usaha mahasiswa yang sebelumnya telah dinyatakan sebagai penerima pendanaan P2MW 2026 dan saat ini menjalankan kegiatan usahanya masing-masing.

Keenam tim tersebut terdiri dari lima tim pada tahapan bertumbuh dan satu tim pada tahapan awal.

Tim yang mengikuti pembekalan meliputi B-Magg Ecofloat, Sambal Inong, Sazea, Nutribite, Smart Slope, dan Agriverse Tech.

Dalam workshop, peserta mendapatkan pembekalan mengenai penyusunan laporan kemajuan sekaligus cara mempresentasikan perkembangan usaha yang telah dicapai selama mengikuti program P2MW 2026.

Materi yang diberikan mencakup peninjauan terhadap kondisi bisnis terkini, pemetaan capaian selama program, identifikasi berbagai kendala dalam menjalankan usaha, serta penyusunan rencana pengembangan bisnis pada tahap berikutnya.

Setiap tim juga diarahkan agar mampu memaparkan perkembangan usahanya dengan menggunakan data dan indikator yang sistematis serta terukur.

Dengan demikian, laporan kemajuan yang disusun tidak hanya menggambarkan aktivitas usaha, tetapi juga menunjukkan perkembangan yang telah dicapai masing-masing tim.

Baca Juga: Kapolri Suyudi Pernah Jadi Kapolres Bogor, Jaro Ade Soroti Kecamatan yang Belum Punya Polsek

Selain penyusunan laporan, kesiapan mahasiswa dalam menghadapi sesi presentasi turut menjadi perhatian.

Evaluasi dilakukan untuk melihat bagian laporan maupun materi presentasi yang masih perlu diperbaiki sebelum keenam tim menjalani PKP P2MW 2026.

Melalui arahan dan masukan Coach Win, setiap tim memperoleh kesempatan untuk kembali mengevaluasi perjalanan usahanya.

Mahasiswa diarahkan memastikan data serta informasi yang tercantum dalam laporan sesuai dengan kondisi bisnis yang sebenarnya.

Pembekalan tersebut sekaligus membantu mahasiswa mengidentifikasi aspek bisnis yang masih perlu dikembangkan.

Capaian dan tantangan selama menjalankan usaha diharapkan dapat disampaikan secara lebih terstruktur, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan dalam proses penilaian.

Keterlibatan Wakil Rektor III bersama unsur fakultas melalui Satgas P2MW menjadi bagian dari sinergi kelembagaan Universitas Pakuan dalam mendampingi mahasiswa penerima program kewirausahaan.

Baca Juga: 500 Warga Binaan Lapas Cibinong Bogor Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Ferdy Sambo Ikut Diperiksa

Melalui koordinasi lintas fakultas tersebut, Universitas Pakuan terus mendorong kesiapan enam tim mahasiswa dalam menghadapi PKP P2MW 2026.

Pendampingan juga diarahkan tidak hanya untuk menghadapi tahapan evaluasi, tetapi turut memperkuat keberlanjutan usaha yang telah dibangun mahasiswa.(***)

Editor : Yosep Awaludin
pembekalan Universitas Pakuan wirausaha