Mahasiswa Unpak Adu Ide Bisnis di Business Pitching, Dapat Masukan Langsung dari HIPMI Bogor

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 15:11 WIB
Kegiatan Business Pitching & Business Matching hasil kolaborasi Universitas Pakuan dengan BPC HIPMI Kota Bogor.
Kegiatan Business Pitching & Business Matching hasil kolaborasi Universitas Pakuan dengan BPC HIPMI Kota Bogor.

RADAR BOGOR – Puluhan mahasiswa Universitas Pakuan (Unpak) mendapat kesempatan menguji gagasan bisnis mereka layaknya calon pengusaha yang tengah berhadapan dengan investor.

Kesempatan tersebut hadir melalui kegiatan Business Pitching & Business Matching hasil kolaborasi Universitas Pakuan dengan BPC HIPMI Kota Bogor.

Kegiatan yang digelar Jumat 24 Juli 2026 tersebut menjadi salah satu upaya Universitas Pakuan dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan mahasiswa. 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menjalankan bisnis, tetapi juga belajar menyampaikan ide dan perkembangan usahanya secara singkat, terstruktur, dan meyakinkan.

Business Pitching & Business Matching merupakan bagian dari rangkaian pembinaan kewirausahaan yang dilaksanakan oleh Satgas P2MW Universitas Pakuan.

Program tersebut mendapat dukungan Dr. Ir. Singgih Irianto TS., M.Si., selaku Wakil Rektor III Universitas Pakuan bersama jajaran fakultas, khususnya para Wakil Dekan III di lingkungan Unpak.

Baca Juga: P2MW 2026 Unpak, Enam Tim Mahasiswa Dibekali Strategi Hadapi Penilaian Kemajuan Proposal

Dukungan tersebut mencakup Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), hingga Sekolah Vokasi (SV).

Keterlibatan berbagai fakultas menjadi bagian dari koordinasi pembinaan dan pengembangan kewirausahaan mahasiswa lintas bidang keilmuan.

Dengan demikian, kesempatan mengembangkan kompetensi bisnis tidak hanya diberikan kepada mahasiswa dari bidang ekonomi, tetapi juga mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu.

Mahasiswa dari Berbagai Program Studi Ikut Pitching

Kegiatan Business Pitching & Business Matching dilaksanakan di Ruang C3-3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan.

Pesertanya merupakan mahasiswa penerima pendanaan Dikti 2026 di bidang bisnis dan kewirausahaan, baik dari tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) maupun Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K).

Para peserta merupakan mahasiswa terpilih yang berasal dari berbagai program studi di Universitas Pakuan, baik jenjang sarjana maupun diploma.

Program studi yang terlibat di antaranya Akuntansi, Bisnis Digital, Farmasi, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Ilmu Hukum, Ilmu Komputer, Ilmu Komunikasi, Kecerdasan Buatan dan Robotika, Komunikasi Pemasaran Digital, Manajemen Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Elektro, Teknik Geologi, serta Teknik Komputer.

Keberagaman latar belakang peserta tersebut membuat kegiatan pitching menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan dan menguji gagasan bisnis dari berbagai perspektif keilmuan.

Dapat Masukan Langsung dari Praktisi Bisnis

Dalam sesi pitching, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan bisnis yang sedang mereka jalankan sekaligus menerima masukan secara langsung dari praktisi dan pelaku usaha.

Kolaborasi tersebut menghadirkan Muhammad Al Farissy, S.Ikom., M.Sc., selaku Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bogor, serta Muhammad Rizal, S.T., selaku Ketua Bidang XII – Investasi dan Hubungan Internasional BPC HIPMI Kota Bogor.

Baca Juga: Lotte Shopping Avenue Jakarta, Tempat Jalan-Jalan di Kuningan dengan Kuliner hingga Bioskop

Format kegiatan dirancang menyerupai proses pitching bisnis kepada investor. Setiap peserta diberikan waktu sekitar 10 menit untuk menyampaikan presentasi, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta pemberian feedback dari panelis.

Melalui format tersebut, mahasiswa dapat merasakan secara langsung bagaimana menyampaikan ide bisnis, menjelaskan perkembangan usaha, serta menjawab berbagai pertanyaan mengenai bisnis yang mereka bangun.

Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi bisnis.

Mereka dilatih menyampaikan informasi secara ringkas dan terstruktur, sekaligus mempertajam kemampuan dalam menjelaskan potensi serta tantangan usaha.

Selain kemampuan presentasi, mahasiswa memperoleh feedback dari praktisi bisnis yang dapat dijadikan bahan evaluasi untuk pengembangan usaha maupun penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi.

Perspektif eksternal yang diberikan panelis juga membantu mahasiswa menguji kembali gagasan dan perkembangan bisnis mereka.

Masukan tersebut diharapkan dapat membuka wawasan baru mengenai praktik bisnis yang berlangsung di lapangan.

Tidak berhenti pada sesi pitching, kegiatan Business Matching juga membuka peluang mahasiswa untuk membangun jejaring dengan para pelaku usaha.

Interaksi tersebut menjadi bagian dari proses memperluas koneksi dan mengenalkan bisnis mahasiswa kepada lingkungan usaha yang lebih luas.

Dorong Mahasiswa Jadi Job Creator

Business Pitching & Business Matching menjadi salah satu bagian dari upaya Universitas Pakuan membangun ekosistem kewirausahaan mahasiswa di lingkungan kampus.

Baca Juga: Kapolri Suyudi Pernah Jadi Kapolres Bogor, Jaro Ade Soroti Kecamatan yang Belum Punya Polsek

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi pengusaha seperti HIPMI memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis yang tidak hanya berasal dari lingkungan akademik.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan bisnis yang inovatif sekaligus memiliki daya saing.

Pengalaman menjalankan usaha, mempresentasikan bisnis, menerima kritik dan masukan, serta membangun jejaring menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensi kewirausahaan.

Universitas Pakuan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan sebagai wadah peningkatan kompetensi mahasiswa.

Khususnya, dalam mendorong lahirnya wirausaha muda yang mampu mengembangkan bisnis berbasis inovasi dan keberlanjutan. (***)

Editor : Yosep Awaludin
bisnis Universitas Pakuan mahasiswa